Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Dia segera tersenyum dan berkata, “Tuan Sans, aku benar-benar minta maaf, Tuan Sans adalah orang hebat yang bermurah hati, jangan terlalu sensi terhadap orang kecil sepertiku ini,” Kekasih om-om itu melihat kepadanya dan berkata, “Sayangku……” Om-om itupun langsung emosi, “Harus berapa kali aku memberitahumu? Diam!” ucapnya. Sialan, jika bukan karena wanita ini mungkin om-om itu akan terbebas dari masalah. Sans menatap mereka dengan tenang, dan berkata, “Masih ingat apa yang barusan kamu katakan tadi? Gunakan margaku!”
9655.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.4K kali sebagai cerita om sange
Tampilkan Ulasan (82)
Baca
+Pustaka
Azka Taslimi
Mendadak kaya raya? Wah, sebuah ceritanya yang sangat aku menyukainya. Untuk teman-teman aku sarankan segera deh tambahin ke rak buku kalian. Nanti nyesel keburu kontrak habis. Menurutku ini cerita yang sangat bagus sih, meskipun aku belum tahu apa akhirnya. Kalau udah tahu akhirnya y gak usah bca
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

"Jangan ngomong dia ganteng karena dia enggak ganteng." "Menurut gue sih dia Om-Om yang ganteng di umur 33 tahun sekarang, dia masih bugar, fresh, badan oke, tinggi, kaya raya, jomblo." "Bisa enggak lo stop ngomongin semua hal baik tentang Om Bian yang enggak gue sukai itu? Gue lagi nyari solusi atas segala kegagalan yang hari ini—" Belum sempat aku selesai berbicara, aku menemui pintu kamar Risa terbuka. Indy dengan wajah lelahnya masuk dan langsung duduk di sofa tanpa permisi. "Gue terima, gue emban, gue sial."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Cintai Aku Om!

Cintai Aku Om!

Mengecup singkat sebelum akhirnya menikmati apa yang dia pikirkan sejak tadi. "Uugghh ... Ohh, Om." Mendengar desahan Gena yang memanggilnya dengan sebutan Om lagi. Moriz tanpa aba-aba memasukan kedua jarinya di bawah sana. "AAKKHHH ... " Gena berteriak karena merasakan perih akibat ulah Moriz. "Perih," desisnya pelan. Moriz mendongak menatap menyeringai pada Gena, "Jangan memanggilku Om, sayang" peringatannya penuh penekanan dalam katanya.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Sedangkan, Santi bak patung tak bernyawa. Tubuh Santi didorong oleh si Om ke atas kasur. Pakaian yang Santi kenakan mulai dilucuti olehnya. Kemudian, Bibir keriputnya pun menari di atas tubuh Santi yang polos. “Setiap hari saya selalu memikirkanmu. Saya tak pernah merasakan kenikmatan bercinta yang lebih indah selain bersama kamu,” ungkap si Om. Santi meneteskan air mata begitu si Om menembakkan rudalnya. Sesat. Namun, mau bagaimana lagi?!
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Terdengar suara intro dari lagu lawas mereka yang hampir semua penonton hapal dengan lirik lagunya. Apalagi kalau bukan lagu yang berjudul ‘Kita.’ “Yang tahu lagunya boleh nyanyi bareng,” ucap Om Duta lagi sambil memegang mic-nya. “Uuuuuuuuu ....” Suara teriakan riuh para penonton semakin bertambah kencang saat Om Eross kembali mulai memetik sinar gitarnya. Shasa pun mulai ikut bernyanyi. Dengan satu tangan yang masih digenggam erat oleh Soni.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 312 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

sambungnya sambil tersenyum samar. Kenzie mengepalkan tangan. Tadi, lelaki tersebut meneriakinya, sekarang malah bicara omong kosong. “Aku tidak bisu, Om!” ujarnya. Lelaki itu terlihat sangat tampan dan menyebalkan di waktu bersamaan. “Om? Kau memanggilku Om? Aku bukan suami tantemu! Ingat itu!” tekan pria tersebut tak terima.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 303 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

Sangat dekat dengan sang Om, Kirania berniat untjk menceritakan apa yang dia lihat dan sama seperti biasa, Kiran tak pernah menunggu lama setiap menelepon Gian. "Halo, Ki. Ada apa?" "Om Gian di mana? Aku mau cerita," kata Kirania. "Dan ceritaku ini tentang Papa sama Tante Senja." "Papa dan Tante Senja?" tanya Gian memastikan. "Ada apa emangnya mereka, Ki? Apa yang mau kamu ceritain?" "Hm, Om itu di mana?" "Di jalan sih, kenapa?" "Ketemu di luar sambil makan seblak yuk!" ajak Kirania tanpa ragu. "Nanti aku ceritain semuanya sama Om di tempat seblak."
1032.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 916 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Hangatnya Jeratan Om Martin

Hangatnya Jeratan Om Martin

"Apa yang kulakukan? Bukankah aku selalu memperlakukanmu dengan baik? Aku memenuhi semua kebutuhanmu, Erika." "Om menyiksaku!" pekik Erika lirih, air matanya akhirnya luruh. Ia melangkah mendekati Martin, menantang tatapan elang pria itu. “Om menyentuhku, mengajariku bagaimana rasanya diinginkan, membuat tubuh dan pikiranku hanya terfokus pada Om, tapi setelah itu Om meninggalkanku begitu saja! Om memperlakukanku seperti pajangan yang hanya boleh disentuh permukaannya! Aku... aku frustrasi, Om!"
419 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

Rania pura-pura sedih sedikit melirik kepada Si Om yang masih menatap, menelisik situasi apa yanh sedang terjadi dihadapannya. "Om, maaf, Saya harus buru-buru Pulang, itu Bambang, em, maksud Saya Si Mbah udah gak ada," Rania kembali mengeluarkan jurus air mata buaya. "Ya elah, Si Om gak ada hati banget masa denger ada yang meninggoy gak empati sama sekali." "Mana nomor ponsel Kamu? Saya minta!" Si Om menyodorkan ponsel miliknya dan Rania mengetikan nomor ponselnya di ponsel Si Om.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai cerita om sange
Baca
+Pustaka
Perawan Untuk Om Duda

Perawan Untuk Om Duda

jerit Selma, lagi-lagi menyuguhkan wajah yang banjir air mata. “Apa kamu bilang?” Gadis itu berdiri. “Baru dua hari ketemu sama Om, hidup aku udah hancur kaya gini. Semua nggak bakal jadi rumit, Kakek nggak akan jatuh sakit, Sana nggak akan kabur kalau bukan karena Om Panji. Semua gara-gara Om! Sana yang harusnya nikah sama Om, bukan aku!” maki Selma.
1017.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 517 kali sebagai cerita om sange
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Daisyster
Apa kabar readers ter-luvv? Ada pengumuman official, nih. Mulai bulan September ini, Author akan usahakan rutin up setiap jam 12.00 WIB, 'ya. Maafkan kengaretan saya sebelumnya. Terima kasih juga sudah membaca karya ini. Big hug from August, hope this September could be better ...
NaJa
Perawan spt Selma digabung sma duda modelan Panji? Wah, apa kta dunia? Itu kok bisa salah bawa calon mempelai? Panji sih ngeyel. Cba aja dia mau tengok itu foto calonnya kaya apa, pasti telinganya selamat dari rujukan dokter THT. Hahaha, Selma, Selma.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status