Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mendadak Kaya Raya

Mendadak Kaya Raya

Dia segera tersenyum dan berkata, “Tuan Sans, aku benar-benar minta maaf, Tuan Sans adalah orang hebat yang bermurah hati, jangan terlalu sensi terhadap orang kecil sepertiku ini,” Kekasih om-om itu melihat kepadanya dan berkata, “Sayangku……” Om-om itupun langsung emosi, “Harus berapa kali aku memberitahumu? Diam!” ucapnya. Sialan, jika bukan karena wanita ini mungkin om-om itu akan terbebas dari masalah. Sans menatap mereka dengan tenang, dan berkata, “Masih ingat apa yang barusan kamu katakan tadi? Gunakan margaku!”
9656.7K viewsOn holdAdded to Library 18.4K Times as cerita om sange
Show Reviews (82)
Read
+Library
Skyy
Mohon maaf, untuk masalah koin, saya tidak tahu menahu soal itu. Karena untuk perhitungan koin, itu sudah peraturan dari sistem aplikasinya, ya^^ Jadi, saya tidak bisa mengatur harga koinnya, saya mohon maaf sekali lagi, happy reading^^
herlambang
hebat Thor menulis cerita 2bab cuman 6minit dengan koin 14 untuk satu bab kalu 2bab berarti koinnya 28..cuman buat 6 minit ngak ada jaminan kembalian langsung wah hebat yah..kek anying apa..Thor koin ngak sesuai dengan pendeknya cerita..
Read All Reviews
Om-Om Pilihan Papa

Om-Om Pilihan Papa

"Jangan ngomong dia ganteng karena dia enggak ganteng." "Menurut gue sih dia Om-Om yang ganteng di umur 33 tahun sekarang, dia masih bugar, fresh, badan oke, tinggi, kaya raya, jomblo." "Bisa enggak lo stop ngomongin semua hal baik tentang Om Bian yang enggak gue sukai itu? Gue lagi nyari solusi atas segala kegagalan yang hari ini—" Belum sempat aku selesai berbicara, aku menemui pintu kamar Risa terbuka. Indy dengan wajah lelahnya masuk dan langsung duduk di sofa tanpa permisi. "Gue terima, gue emban, gue sial."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as cerita om sange
Read
+Library
Cintai Aku Om!

Cintai Aku Om!

Mengecup singkat sebelum akhirnya menikmati apa yang dia pikirkan sejak tadi. "Uugghh ... Ohh, Om." Mendengar desahan Gena yang memanggilnya dengan sebutan Om lagi. Moriz tanpa aba-aba memasukan kedua jarinya di bawah sana. "AAKKHHH ... " Gena berteriak karena merasakan perih akibat ulah Moriz. "Perih," desisnya pelan. Moriz mendongak menatap menyeringai pada Gena, "Jangan memanggilku Om, sayang" peringatannya penuh penekanan dalam katanya.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as cerita om sange
Read
+Library
Renjana dan Nestapa

Renjana dan Nestapa

Sedangkan, Santi bak patung tak bernyawa. Tubuh Santi didorong oleh si Om ke atas kasur. Pakaian yang Santi kenakan mulai dilucuti olehnya. Kemudian, Bibir keriputnya pun menari di atas tubuh Santi yang polos. “Setiap hari saya selalu memikirkanmu. Saya tak pernah merasakan kenikmatan bercinta yang lebih indah selain bersama kamu,” ungkap si Om. Santi meneteskan air mata begitu si Om menembakkan rudalnya. Sesat. Namun, mau bagaimana lagi?!
2.1K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as cerita om sange
Read
+Library
Temen Tapi Demen

Temen Tapi Demen

Shasa pun sesekali ikut bernyanyi dan melompat bahkan melambaikan tangannya ke kanan dan kiri. “Satu lagu sebagai penutup pertemuan yang tidak akan pernah kami lupakan. Terima kasih atas sambutan kalian semua. Saya yakin semua pasti pada tahu lagu ini.” Ucapan Om Duta lagi dan lagi mampu menghipnotis para penonton. Khusunya Shasa. Terdengar suara intro dari lagu lawas mereka yang hampir semua penonton hapal dengan lirik lagunya.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 317 Times as cerita om sange
Read
+Library
Terjebak Cinta Om Duda

Terjebak Cinta Om Duda

sambungnya sambil tersenyum samar. Kenzie mengepalkan tangan. Tadi, lelaki tersebut meneriakinya, sekarang malah bicara omong kosong. “Aku tidak bisu, Om!” ujarnya. Lelaki itu terlihat sangat tampan dan menyebalkan di waktu bersamaan. “Om? Kau memanggilku Om? Aku bukan suami tantemu! Ingat itu!” tekan pria tersebut tak terima.
1010.0K viewsCompletedAdded to Library 310 Times as cerita om sange
Read
+Library
Terjerat Cinta Kakak Ipar

Terjerat Cinta Kakak Ipar

Sangat dekat dengan sang Om, Kirania berniat untjk menceritakan apa yang dia lihat dan sama seperti biasa, Kiran tak pernah menunggu lama setiap menelepon Gian. "Halo, Ki. Ada apa?" "Om Gian di mana? Aku mau cerita," kata Kirania. "Dan ceritaku ini tentang Papa sama Tante Senja." "Papa dan Tante Senja?" tanya Gian memastikan. "Ada apa emangnya mereka, Ki? Apa yang mau kamu ceritain?" "Hm, Om itu di mana?" "Di jalan sih, kenapa?" "Ketemu di luar sambil makan seblak yuk!" ajak Kirania tanpa ragu. "Nanti aku ceritain semuanya sama Om di tempat seblak."
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 926 Times as cerita om sange
Read
+Library
Hangatnya Jeratan Om Martin

Hangatnya Jeratan Om Martin

"Apa yang kulakukan? Bukankah aku selalu memperlakukanmu dengan baik? Aku memenuhi semua kebutuhanmu, Erika." "Om menyiksaku!" pekik Erika lirih, air matanya akhirnya luruh. Ia melangkah mendekati Martin, menantang tatapan elang pria itu. “Om menyentuhku, mengajariku bagaimana rasanya diinginkan, membuat tubuh dan pikiranku hanya terfokus pada Om, tapi setelah itu Om meninggalkanku begitu saja! Om memperlakukanku seperti pajangan yang hanya boleh disentuh permukaannya! Aku... aku frustrasi, Om!"
561 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as cerita om sange
Read
+Library
KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

KAMU SELINGKUH? KUNIKAHI PAPAMU!

Rania pura-pura sedih sedikit melirik kepada Si Om yang masih menatap, menelisik situasi apa yanh sedang terjadi dihadapannya. "Om, maaf, Saya harus buru-buru Pulang, itu Bambang, em, maksud Saya Si Mbah udah gak ada," Rania kembali mengeluarkan jurus air mata buaya. "Ya elah, Si Om gak ada hati banget masa denger ada yang meninggoy gak empati sama sekali." "Mana nomor ponsel Kamu? Saya minta!" Si Om menyodorkan ponsel miliknya dan Rania mengetikan nomor ponselnya di ponsel Si Om.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as cerita om sange
Read
+Library
Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Suamiku Bukan Tukang Parkir Biasa

Bercampur takjub dengan debar rasa di hatinya. "Om kenapa diam di situ?" Seketika semuanya buyar hanya dengan panggilan yang menyadarkan Satria tentang kenyataan yang sebenarnya. Entah kenapa panggilan 'Om' jadi sangat menganggu saat ini. Membuyarkan sedikit salah tingkahnya, Satria menghampiri Ana yang tengah menatapnya itu. "Makan dulu, Om."
9.9317.4K viewsCompletedAdded to Library 12.7K Times as cerita om sange
Show Reviews (38)
Read
+Library
Suriati Ramly
saran saya thorrr..kalau gak mahu update banyak² bab..jalan ceritanya jangan mutar mutar dong.kepanjangan jalan ceritanya.updatenya kelamaan dan babnya hanya sedikit membuatkan pembaca bosan menunggu kelanjutan cerita kapan selesainya...
Diana Ramly
yuda sepertinya ada rahsia ya.sangat mencurigakan tingkah lakunya.apa harus dinar hadapi lagi perselingkuhan dari suaminya setelah tunangannya?kalau iya memang kejam apatah lagi yang kedua ini suaminya.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status