Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Jodoh Untuk Wanita Tanpa Rahim

Itu pun hanya menggenggam jemarinya dan mengusap pelan pucuk kepala sang pacar. Lain halnya dengan saat berkuliah. Banyak wanita yang menjadi teman tidurnya bahkan hingga berada di London. Jadi jelas saja dia banyak pengalaman dalam berhubungan dengan banyak wanita. Namun untuk kasus bersama Rena memang baru kali pertama menjadi pengalaman baru baginya. Hal itu jugalah yang membawa Bara datang bertemu dengan dokter Cintya—adik kandung mamanya. “Aku punya pengalaman aneh saat bercinta,” tutur Bara tanpa filter saat kembali ke ruangan sang Tante.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Mata Batin

Mata Batin

Bara mencoba memberi pengertian kepada wanita itu. "Dulu a-aku ...." **** Baca terus karya ini. Jangan lupa kasih rate dan komen. Terima kasih sudah mampir. Baca juga karyaku yang lain. "Malam Tanpa Noda" "Tergoda Gadis Muda"
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Menikahi Sang Pendendam

Menikahi Sang Pendendam

Barra kini terlihat antusias dengan hal yang baru disampaikan Lola. “Iya, Queen Celine. Ayah tahu tidak, Tante itu Putri juga loh.” “Oh ya?” Barra bertanya balik pada putri semata wayangnya. “Apa Ayah dulu sempat main ke kerajaan Queen di Hungaria?” “Uhm.” Barra tidak tahu bagaimana harus menjawab pertanyaan Lola dan imajinasi kecilnya. Ia tidak pernah membayangkan akan mengurus seorang anak sendiri. Ia memilih diam ketika Lola menceritakan kembali apa yang sudah dilakukannya bersama Celine sambil menunggu Barra menyelesaikan rapatnya.
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 442 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
VERDINDA

VERDINDA

Tapi kenapa Dinda malah semakin cinta dengannya? "Nggak usah marah, kamu cantik hari ini. Lebih cantik dari mami barbie yang ada di sinetron TV malah." celoteh Verdi membuat pipi Dinda memerah. Namun ia masih menahannya, kembali memasang muka sedikit jengkel. "Mami barbie? Siapa lagi dia?!" sentaknya. "Ada lah. Besok aku belikan boneka barbie sekalian pangerannya, biar kamu bisa lihat pasangan itu, serasi kayak kita pasti." cerocos Verdi memperlihatkan wajah menggemaskan.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Istriku Bar-Bar

Istriku Bar-Bar

Sigit mengingatkan kembali janji Bara padanya. "Anda pikir siapa? Putri kami sangat berharga. Tidak mungkin kami melepaskannya untuk sembarangan lelaki." Kini malah Bara yang menjawab. Ia memandang remeh ke arah pria yang saat ini duduk di depannya. "Tapi, waktu itu Anda–....?" "Maaf sekali lagi, kami sibuk. Jadi, jika tidak ada lagi yang perlu di bicarakan, sebaiknya Anda angkat kaki dari rumah saya."
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

KADO UNTUK PERNIKAHAN SUAMIKU

Ibu punya seribu satu senjata yang siap membantaiku habis-habisan. Badanku terasa lelah sekali, tadi pulang dari kantor aku sempatkan ke butik milik Calista. Sudah seminggu dia tak pulang kerumah. Alasannya sibuk di butik. Hadeuh, kenapa merasa jadi jomblo begini aku? "Mas, kamu kapan mau bertemu, Papa? Papa menanyakan bukti kebenaran darimu." Ungkap Calista. "Mas, mau ngasih bukti apa, Dek. Kalau Papa tau sebenarnya Mas sudah punya istri sebelumnya, Papa pasti marah besar."
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Mengembalikan Senyum Bidadari

Mengembalikan Senyum Bidadari

Sedang apakah pria itu sekarang? ***SPW*** Terima kasih untuk pembaca setia MENGEMBALIKAN SENYUM BIDADARI, Mohon maaf jika part-part berikutnya akan banyak 'mengganggu'. Tapi, penulis akan menampilkan sehalus mungkin agar tak vulgar. Semoga ada hikmah dari kisah ini. Novel Mengembalikan Senyum Bidadari sudah ada versi cetaknya dan bisa di dapatkan di Shopee.
10168.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Aku Tak Bodoh

Aku Tak Bodoh

balasnya dengan menarik piring yang sudah berada di tanganku. "Enggak! Lu ambil lagi aja," ucapku tak mau mengalah. Padahal waktu sudah benar-benar mepet menuju tak bersahabat. Tarik menarik piring kami lakukan. "Tante Firda sama Tante Arim lucu ya, Bang! Kayak saudara tiri Cinderella. Suka rebutan. Hahahha."
9.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Perawan 200 Juta

Perawan 200 Juta

"Katanya tadi mau cerita," ucap Bara sesampainya kami dirumah. "Cerita apa?" tanyaku pura-pura lupa. "Dah, nggak usah pura-pura." Aku tertawa kecil, pria itu tau aku sedang berpura-pura.. "Em, iya. Zanna mana bisa bohong ke Abang," ucapku manyun. Pria itu tertawa. "Zanna tadi ketemu dengan Istri Kenzi, Mama dan Kakaknya," ceritaku kemudian.
9.8117.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Cinta Terlambat

Cinta Terlambat

kata Kaina cengengesan membuat kedua orang pembantu tersebut tersenyum senang. "Iya Non," jawabnya. Bik Ima pergi ke belakang untuk mencuci baju kotor milik Rangga dan Brian sedangkan baju kotor Kaina dicuci sendiri oleh Kaina, ia tidak mau merepotkan para pembantu bahkan dia pun juga pernah mencuci baju milik Rangga dan Brian. "Dahi Non kenapa?" tanya bik Ima. Kaina tersenyum. "Itu! tadi malem tidak sengaja kepeleset di kamar mandi, " jawab Kaina berbohong.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 560 kali sebagai cerita barbie
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status