Sentuhan Terlarang Kakak Ipar
“Aku rela menahan semua rasa sakit karena disepelekan. Aku rela menahan sakit ketika orang-orang membicarakanku, menganggapku wanita lemah, wanita manja, wanita yang tak bisa memberikan keturunan. Aku diam tanpa sepatah kata, tapi apa yang aku dapat? Pengkhianatan dan penghinaan!”
Adrian menurunkan tangan Eleanor yang terus memukul dadanya sendiri.
“Aku bahkan tak pernah mempermasalahkan ketika pernikahan kami hanya diadakan di dinas pencatatan sipil. Aku bahkan mengubur semua impianku tentang pesta pernikahan mewah. Aku tak pernah menuntut ketika dia menyembunyikanku dari dunia, ketika dia tak pernah memperkenalkan aku sebagai istrinya. Aku terima semua itu, Adrian!”
الفصول الرائجة