CALON MERTUAKU
“Sampai aku hampir teriak. Tapi sayangnya itu di kosan, coba kalau tempat lebih privat aku bisa lebih gila daripada tadi malam, bayangin cobak, Om Andi udah buat aku melayang sampai ke surga.”
“Beneran sinting kamu, Indah. Enak sih, enak, tapi nggak sama calon bapak mertuamu juga donk, ya ampuuun.” Kimmi masih protes. Tagihan kami datang. Segini, sih, kecil, tapi temenku maunya pisah, ya udah oke aja.
“Aku nggak akan pernah nyesel kok, Kim.”
“Kelihatan kok dari muka mesum kamu. Kayaknya kalian berdua kebanyakan nonton film biru. Makanya imajinasi terjun bebas sampai kamu jadi kegirangan.”