Bukan Perawan
Erna Azuratanda pria menikmati ciumancara membalas ciuman bibir dari priarasa ciuman bibir bagi priacairan bening lengket pada pria
Kening Jingga mengerut bingung sembari menerima novel itu dari tangan Biru.
“Iya, dalam novel itu male lead-nya sempurna banget … ganteng, kaya, baik, perhatian, penyayang, peka, selalu ada kapan pun dibituhin oleh si Female lead, selalu memudahkan urusan si Female lead, selalu ada untuk si Female lead … Cuma sayang ….” Biru menggantung kalimatnya.
“Sayang kenapa?”
“Male lead-nya enggak bernapas, hanya tokoh dalam novel dan kalian cewek-cewek suka enggak bisa bedain mana dunia nyata mana fiksi.” Biru bersungut-sungut.