Gairah Liar Pernikahan
“Kalau kamu capek, berhenti dulu. Malam ini … nggak usah pura-pura terlihat kuat. Nggak usah jadi siapa-siapa. Kamu cukup jadi Runa.”
Runa menoleh ke arahnya. Ada gurat kelelahan di matanya, tapi juga ada sesuatu yang lebih dalam, sebuah kerinduan. “Aku cuma pengen semuanya kembali normal. Aku ingin kehidupan yang damai, yang saking damainya bisa buat aku bosan.”
Kian tidak menjawab. Ia hanya menatapnya dengan mata yang tenang, lalu berkata pelan, “Kalau kamu pengen diam, aku diam. Tapi kalau kamu pengen ngomong …”
Hot Chapters