Hestia
potong Patra membuat lawan bicaranya melihat ke arahnya dan mereka saling mengerjapkan mata berusaha memproses arah obrolan mereka.
Akhirnya Nero tetap mengikuti alur percakapan yang Patra tanyakan. “Aneh banget, sih, mulai pacaran sama Talia, tuh. Dia duluan yang ngajak pacaran duluan.” Patra mendadak terbatuk-batuk usai menyeruput es jeruknya sampai Nero menepuk-nepuk punggungnya. Suasana hati Patra yang tadinya hendak murung, tergantikan keinginan tertawa lepas ketika Nero lanjut berujar, “Rasanya kayak diobservasi! Masa bisa-bisanya dia konsultasi sama mantan gue sebelum ngajak pacaran!” Nero menghela napas. “Dan nggak bertahan lama, karena gue orangnya physical touch, gue nggak bisa ke
Bab Populer