ARFESO
Tawarikh tersenyum dan menganggukan kepala mempersilakan.
"Permisi, Tuan. Izin meminta waktunya. Saya di sini ingin menyampaikan bahwa mempelai wanita mengalami kecelakaan," ungkap sang pria karena istrinya terlihat masih gemetar melihat darah bercucuran dari supir, Tesalonika, dan opa Adriel.
Mama dan papa Harnefer segera memeluk oma Rizka yang seketika lemas mendengar berita tersebut. Orang tua Tawarikh bergeming bingung karena sebenarnya dia tidak menyetujui.
Hot Chapters