Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Tukang Pijat Jadi Tuan Muda

Dari Tukang Pijat Jadi Tuan Muda

"I-iya, aku tidak tahu!" Itu bohong. Sebenarnya Rayyan sudah memiliki firasat dan dugaan ketika Shinta tersenyum genit padanya. Ia tahu jenis layanan seperti apa yang akan Ia dapatkan. Di kalangan terapisnya dulu, sudah bukan rahasia kalau ada beberapa praktek pijat yang melibatkan adegan s*ks*u*l di dalamnya. Biasanya ini dilakukan di beberapa tempat elit dengan harga mahal dan fasilitas mewah.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Ipar

Hasrat Terlarang Sang Ipar

Tanya mas Dika. "Mas kalau buka tempat pijatan laku tuh Mas!" Jawabku pada mas Dika. "Oh ya? Pijatan apa tuh El?" Tanya mas Dika yang sudah kegirangan aku puji. "Pijatan plus - plus!" Jawabku lagi. "Anjriiiit...!" Mas Dika langsung menempeleng kepalaku dari belakang. "Sakit tahu Mas! Mas ini hobi banget menempeleng kepala aku!" Ucapku ketus.
1097.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Hasrat Sang Guru

Hasrat Sang Guru

Pijatan Vidwan belum merata ke seluruh tubuhnya, dan sekarang itu hendak disudahi begitu saja. “Ada cara lain untuk memijat punggungmu. Nanti kau akan tahu dan merasakannya sendiri.” Sergah Vidwan, tidak memberi kesempatan Grisse untuk bicara lagi. Vidwan kemudian membungkuk. Kedua tangannya menangkup sepasang buah dada Grisse yang menggantung. Betapa pas ukuran buah dada itu dengan tangan Vidwan. Grisse diam saja mengamati setiap gerakan yang dilakukan Vidwan pada salah satu aset berharganya. Laki-laki itu seolah tidak pernah kehabisan gaya untuk memanjakan setiap bagian tubuh Grisse. Payudara Grisse diremas, sesekali dipijat dengan gerakan melingkar. Tak ketinggalan sepasang puncak kecokla
10193.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.6K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

Pelayan Gagah Milik Nyonya Majikan

tanya Cindy dengan suara yang tiba-tiba merendah, terdengar lebih serak dan lembut daripada biasanya. "Tahu soal apa ya, Bu?" jawab Pram sedikit bingung. Cindy memajukan tubuhnya ke depan, hingga wajahnya berada tepat di samping telinga Pram. Aroma parfum mahalnya yang beradu dengan aroma minyak pijat mulai menyerbu indra penciuman Pram. "Apa kamu nggak tahu tempat pijat khusus wanita, tapi yang mijat itu pria... terus dia bisa kasih layanan pijat erotis, yang bisa nyentuh sampai ke bagian itu?"
1058.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Pengobatan Khusus Tabib Desa

Pengobatan Khusus Tabib Desa

Sambil berkata demikian, kedua tangannya memegang pinggang celanaku dan menyentaknya ke bawah dengan kuat. Aku tersentak kaget dan berusaha menahan celanaku, tapi separuh area pribadiku sudah terlihat. "Paman Tobi, apa pijat itu memang harus melepas celana juga?" Meski aku seorang istri yang kesepian, aku masih punya moral. Apalagi ini di kampung halaman suamiku, jika sampai tersebar, aku akan sangat malu. Tiba-tiba, Paman Tobi menyusupkan tangannya ke sela-sela kakiku dan menekan titik sensitifku dengan jari tengahnya. Seketika, rasa nikmat yang luar biasa meledak dari bawah sana.
36.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 812 kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

"Nah… em… ini rahasia ya kak…" "Sip. Santai aja." Clara menepuk bahu Adit dengan ringan. "Setahuku, ada kok orang-orang tertentu yang punya talent beginian!" "Serius?" Mata Adit membulat. "Iya. Di tempat-tempat pijat luar negeri. Temenku pernah nyoba. Pijat orgasme namanya. Ya cuma dipijat aja. Tapi bisa sampai orgasme. Itu penting juga buat orang-orang, khususnya cewek, yang nggak bisa ngerasain orgasme karena masalah tertentu… medis atau psikologis gitu deh." Clara berbicara dengan santai, seperti membicarakan topik yang lumrah.
10583.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18.1K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

Sang Pemuas Hasrat Wanita Kesepian

“Ahhh! Ahhhh! Ohhhh!” Ranjang pijat mulai bergetar dan berderit nyaring ketika pria itu meniduri Kia dengan cepat, penisnya merenggakan lubang anus Kia hangga batas. Meski terlihat seperti binatang yang sedang birahi tetapi Angga masih cukup punya nurani tersisa untuk tidak meremukan tubuh mungil Kia dibawahnya. Jadi dia pun menarik keluar dirinya, yang membuat si wanita langsung memberenggut kecewa.
1053.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Stop, Dok! Ini Sudah Berlebihan

Arlan menarik napas dalam dan mengepalkan tangannya. Sangat jelas tujuan perawat ini hanya untuk mengajaknya bercinta. “Mau Sari pijat dokkkhhh.” Suara desahan yang dibuat-buat itu membuat Arlan merinding. “Ada apa dengan wanita ini? Apa dia birahi saat melihatku?” tanya Arlan dalam hati. “Gak usah, aku mau kerja.” Arlan masih baik, ia minta perawat Sari untuk tinggalkan ia sendiri tapi Sari malah duduk di dekat Arlan dan mendekati Arlan.
1094.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Terjerat Oleh Sentuhannya

Terjerat Oleh Sentuhannya

Dini pun mendongakkan wajahnya lalu tersenyum canggung. “Emang papa hewan buas apa?” “Iiss…si Papa gak sadar ya, kalau di ranjang itu sangat buas.” jawab Artika sambil mencubit perut sang suami dengan gemas. “Ehem…kalo mau mesra-mesraan di kamar sana. Di sini ada anak di bawah umur dan ada yg sudah uzur.” ucap Kenzi yang jengah melihat keromantisan Mama Papanya yang tidak tahu tempat.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

Kisah Panas Terapis Laktasi Pria

Aku tertawa dan menempel padanya, di tengah-tengah kata-kataku, aku teringat bahwa aku belum mandi setelah pijat hari ini. Suamiku menatapku dengan obsesif, membuka kancing bajuku dengan giginya dengan penuh minat, membenamkan mulutnya di dalamnya dan mengendus dalam-dalam, “Wangi dan lembut.” Awalnya aku takut, takut dia akan menyadari sesuatu. Tetapi suamiku tidak mengatakan apa-apa dan fokus menjelajahi tubuhku. Jadi aku perlahan-lahan terangsang olehnya dan menanggapinya.
126.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai cerita pijat merangsang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status