Hayu
“Mama mau belanja atau mau ngomel terus, malu, Ma, dilihati orang.”
Candra mengalihkan pembicaraan mereka, berharap mamanya lupa dan segera membeli apa yang mereka butuhkan. Bu Nia menggandeng Hayu layaknya anak sendiri, mau tak mau Hayu menurut. Mereka masuk ke dalam salah satu toko sepatu yang terkenal dengan harganya yang selangit. Hayu bahkan kesusahan menelan salivanya ketika menyentuh salah satu heel yang sudah lama masuk wishlistnya, namun enggan membelinya. Dia tidak mau membuang puluhan juta hanya demi sebuah sepatu yang akan diinjaknya, apalagi uang itu hasil bekerja penuh keringat selama beberapa bulan.
Bab Populer