Sentuh Aku Lagi, Sayang!
Atau setidaknya, itulah yang ingin dia perlihatkan.
“Lima menit,” kata Dara akhirnya. “Tapi di sini. Di depan pintu. Kamu nggak boleh masuk.”
Arkha mengangguk pasrah. “Oke. Aku akan bicara di sini.”
Arkha menghela napas, lalu mulai berbicara. Dengan suara lembut, dia bercerita tentang kehidupan di penjara. Tentang malam-malam panjang dia menyesali perbuatannya, tentang bagaimana dia menyadari bahwa dia telah kehilangan satu-satunya perempuan yang benar-benar mencintainya.