AKU BUKAN SEORANG PELACUR
POMMElirik menangis dijalan pulangcerpen sepotong senja untuk pacarkubuah hatiku penyemangatkukata-kata sunset romantis
Bukan Adam.
Setelah beberapa lama, Adam mengejapkan kedua matanya yang menawan dengan barisan bulu mata lantik. Menyeringai, memandangiku lagi.
“Benarkah?” Dia tertawa pendek, menyaksikanku yang kembali mengangguk. “Aku pulang ke rumahku,” jawabnya, mencoba menjelaskan dengan pelan, dan santai. “Nenekku sakit, dan dia meminta bertemu denganku.“