Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kepolosanku Direnggut

Kepolosanku Direnggut

“Nih kamu baca ya. Emang Nisa mau cerita gimana?” “Aku mau cerita tentang pembullyan sekolah kak, soalnya aku pernah ngalamin hal itu, dari kelas 1-6 SD selalu dibully padahal aku ga pernah nyenggol.orang itu. Aku punya teman aja cuman satu doang, tapi solid banget dia, jadinya kangen aku.” “Duh, terharu jadinya. Yaudah nanti Nisa bikin aja, kalo ada yang salah kakak bilangin ya nanti. Oh, ya sekarang gimana sama teman barunya?”
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 88 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Langit Dan Bumi

Langit Dan Bumi

Saat sampai di rumahnya, Gita berkata"Pak, biar saya saja sendiri yang turun, tidak perlu bapak yang antar saya." Gita pun turun dari mobil, dan masuk kedalam rumah. Gita langsung masuk ke kamar dan beristirahat. Keesokan harinya Ia bersiap untuk berangkat kesekolah. Ia berjalan kaki dari rumah hingga ke sekolah. Jarak dari rumah hingga kesekolah tidaklah jauh. Tiba di sekolah, Ia disambut oleh teman-temannya. Mereka membantu Gita masuk kedalam sekolah. Semua mata tertuju padanya, banyak dari mereka yang berbisik-bisik melihat keadaannya yang sekarang. Namun, sebagian lagi justru tidak segan untuk mengejek. Kata-kata yang dilontarkan cukuplah menyakitkan. Namun, Gita terima semua ocehan itu,
3.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Embun Cinta

Embun Cinta

Bahaya Bullying Belum lama ini ramai informasi mengenai siswa MTS Negeri 1 Kotamubagu, Sulawesi Utara yang meninggal dunia akibat mendapat perundungan dari sembilan orang teman sekolahnya. Perbuatan perundungan atau bully (bullying) hingga meninggal dunia tersebut, menambah kasus baru tindakan kekerasan di sekolah yang berujung kematian. Seperti yang diketahui, bullying sendiri memberikan dampak buruk, terutama kepada korban. Tindakan bullying tidak hanya terjadi di sekolah, tetapi bisa di mana saja. Tindakan bullying akan meninggalkan trauma berat bagi korban. Hal tersebut juga dapat mengancam masa depan dari orang tersebut.
105.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 164 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Unspoken Pain (Luka yang Tak Terucap)

Earl menggumam penuh penyesalan menyadarinya. Saat keduanya masih high school, Earl begitu memberikan perhatian dan menolong semua kesulitan Alle, pria itu seolah menjadi tameng dari semua bullying yang dialami Alle, namun bullying itu tetap berlanjut walau tidak face to face, ujaran kebencian dan penghinaan terus Alle dapatkan melalui pesan-pesan, Earl ingat waktu itu Alle hanya bisa menangis dan menceritakan semuanya pada Earl, hingga pelan-pelan, saat Alle mulai terbiasa dengan hal menyakitkan itu, wanita itu tidak pernah lagi bercerita, Alle hanya tersenyum saat Earl meminta menceritakan perasaannya, wanita itu justru meminta Earl bercerita tentang hari-harinya, sosok Alle tumbuh dewasa
1010.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 329 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

ujar Bara memberi pengertian dan sengaja membandingkan dengan kehidupan masa kecilnya agar bu Bira segera sadar. "Iya, tapi gak sampai buat anak orang babak belur loh, apa kata orang tuanya nanti?" ujar bu Bira membela diri "Bara dulu bahkan hampir mati Ma orang yang bully Bara, dulu kalau tidak ada warga mungkin orang tersebut habis karena Bara. Banyak warga yang menengahi, orang itu giginya lepas dan orang tuanya gak berani menuntut karena anaknya yang salah banyak saksinya," cerita Bara sembari duduk di sofa ruang televisi.
1016.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 591 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
FATAL OPTION

FATAL OPTION

"Bukan aku yang memulai." "Aku tahu. Apa kau mendapat masalah selagi aku tidak ada?" "Hanya hari ini saja." "Apa yang terjadi?" "Mereka menjadikanku taruhan dan aku hampir mengalami pelecahan lagi." Nicky menutupkan kembali tudung hoodie pada wajahnya. Raut muka Kenneth mengeras. "Gadis itu? Juga teman laki-lakinya?" "Ya." Nicky mengusap pipinya, ia meneguk ludah. "Apa salahku? Kenapa aku selalu menjadi sasaran bullying?" keluh Nicky lirih.
9.99.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 207 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Jangan Bungkam Suaraku!

Jangan Bungkam Suaraku!

ucap Isabella dengan nada lebih mengejek Anak itu kemudian terdiam untuk sesaat. Namun, salah satu temannya mulai melakukan tindakan bullying dan itu juga di ikuti oleh beberapa anak lainnya. Mereka berada di atap membuat Isabella terlihat kotor dengan noda cokelat dan beberapa bekas telur mentah yang di lempari ke arahnya. Salah satu dari mereka mendapatkan luka memar karena Isabella memukulnya. Satu jam setelah pertempuran itu, Isabella yang ada di toilet dan mengganti pakaiannya dengan pakaian olah raga. Begitu selesai dan memasuki kelas, rupanya tasnya dan mejanya sudah berantakan. Banyak sekali sampah di sana bukan hanya itu saja, ada beberapa tulisan yang tidak enak untuk di baca di me
5.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 146 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Bimbingan Panas Sahabatku

Bimbingan Panas Sahabatku

"Gue cuma mau mempertimbangkan sesuatu." Martin kembali menyuara. "Gue inget lo pernah cerita Bita sempet di bully waktu smp karena dekil kebanyakan main sepeda diluar. Makanya lo nggak tahan sama perundungan. Berakhir baku hantam sama yang merundung gue."
1030.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
Terjerat Cinta Terlarang Sepupuku

Terjerat Cinta Terlarang Sepupuku

tanyaku curiga. Lestari mengangguk. "Dulu dia suka bully aku di sekolah, Mbak." "Bully gimana?" Aku penasaran. "Ya, sering ngatain aku miskin, buang buku-buku pelajaran aku. Dia juga melarang anak-anak lain berteman denganku." Lestari menghela nafas panjang.
1011.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 477 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
DIA MENGIKUTIKU

DIA MENGIKUTIKU

teriaknya, mencegah aku pergi. Tapi aku menghiraukannya, dan terus berjalan ke Sekolah. Setibanya Di Sekolah, aku disambut dengan hinaan, yang di ucapkan oleh siswa-siswa disana. Tentu saja aku geram, tapi apa boleh buat? Aku lemah. Aku hanya fokus berjalan, pergi menuju kelas. "Aku udah capek di hina terus, aku mau berhenti mengkhayal, Bi." keluhku, pada Bianca, dia sahabatku.
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 133 Beses bilang cerita tentang bullying
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status