DIARY SKIZO
Sepertinya nasib kami hampir sama, empat tahun menuntut ilmu di kota Malang dan akhirnya aku terdampar di kota ini karena penempatan kerja.
Obrolan kami terhenti saat hujan reda, hari sudah berganti petang. Aku segera berlari ke terminal. Alhamdulillah, tak lama kemudian sebuah bus datang. Sejak saat ini, kami berteman. Dia adalah teman kedua yang kumiliki setelah Ratih.
***
Berbulan bulan setelahnya, hubungan pertemanan kami semakin akrab. Terasa ada yang kurang jika sehari saja tak bertemu atau sekadar bertukar kabar.