Seumur Hidup Terlalu Lama
“Sama-sama, Sayang. Terima kasih juga telah membalas perasaanku. Aku tahu Allah pasti mengabulkan doa-doaku, karena namamu tak lelah kubawa pada-Nya setiap waktu.”
Genta menggandeng tangan Uma mesra, membawanya menuju masa depan indah yang telah menanti mereka berdua.
Tamat.
Notes:
Halo, Readers!
Akhirnya kita sampai di penghujung cerita. Mulai besok, kita akan ditemani oleh kisah baru berjudul Yang Tak Kunjung Padam.
Ikuti selalu cerita-cerita baru dari author, ya. Terima kasih sudah membaca ❤️