Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Nampan ukuran sedang yang dulu sering dipakai nenek jika ada acara tertentu. Saat aku datang membawa sarapan, nenek sedang menggosok-gosok minyak kayu putih ke dada dan kepalanya. Baunya sudah seperti wangi anak bayi. Mencium bau seperti membuatku kembali merindukan kehadiran seorang bayi. Ah, aku menghela napas berat. “Apa ini?” tanya nenek saat aku menghidangkan menu sarapan pagi. Ia menunjuk salah satu piring di dalam nampan.
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa ) Bab 36 By : Desy Irianti "Kenapa kamu melihatku seperti ini? Salah ucapanku?" Tatapan sinisnya di buang ke bawah, tertunduk malu setelah aku sindir kakaknya yang sangat terlalu. Orang tuaku selalu mengajarkan untuk ngerti etika di rumah orang, apalagi kita menginap di rumah orang lain meskipun itu saudara kita sendiri.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Celine (Babysitter Kesayangan Tuan Aksara)

Celine (Babysitter Kesayangan Tuan Aksara)

“Beberapa hari ini saya lihat bapak terus tersenyum. Bapak juga belanja bulanan dengan Celine.” “Saya belanja bulanan itu sudah dari dulu.” “Iya. Dulunya sendiri. Tapi, sejak kapan, bapak berkenan belanja ditemani orang lain?” Aksara mengibaskan tangannya, “Jangan berpikiran aneh-aneh. Celine itu masih muda.” “Perasaan tak memandang usia, Pak. Bapak juga belum tua.” Aksara terdiam. “Celine juga terlihat begitu sayang Tuan Denim. Bapak mau menunggu apalagi?”
931.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 842 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
SESERAHAN YANG DIMINTA KEMBALI

SESERAHAN YANG DIMINTA KEMBALI

ucap Celine yang merupakan adik perempuannya Andrew. Tentu saja ucapan Celine membuat telinga Mawar semakin panas, maksud hatinya ingin pamer kebahagiaan, justru dirinya yang merasa dongkol dan gusar, melihat kebahagiaan Andrew dan Adiva.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Istri Cerewet Tuan CEO

Istri Cerewet Tuan CEO

Ia mengibaskan kecil rambutnya ke belakang. "Sebentar." Wanita itu mengambil salah satu cincin. "Yang ini harganya delapan ratus juta. Bisa dibilang best sellers karena banyak calon pengantin yang beli jenis ini." Delapan ratus juta? Aya tidak dapat menahan rasa terkejutnya. Cincin semahal itu? Tapi sepertinya Ken masih terlihat biasa saja. "Gimana, mbak?" "Ada yang lebih mahal lagi? Yang paling mahal. Atau limited edition gitu."
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Nenek 70 Tahun yang Dihujat Dunia Maya

Ketan yang sudah dimasak diinjak hingga hancur, tercampur dengan kurma dan kacang merah menjadi bubur. Tidak peduli seberapa keras berusaha, kue-kue itu tidak bisa diambil lagi. Nenek perlahan-lahan mengangkat wajahnya, mata keruhnya penuh dengan air mata kecewa dan rasa bersalah. Bibirnya bergerak-gerak, dan setelah beberapa saat, dia gemetar dan berkata, "Bella, Nenek nggak berguna. Nenek nggak bisa beli tas sekolah baru buat kamu …."
6.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Aku (Bukan) Istri Pilihan

Aku (Bukan) Istri Pilihan

Kebetulan Nenek itu marga Ginting. “Ula kena ndarat-ndarat, ya! Adi lit man cakapenken, bas teras ena saja kena ngerana, ula ndekahsa!” (Jangan keluar, ya. Kalau ada yang mau dibicarakan, di teras itu aja, jangan lama-lama!) “Ue, Ting.” (Iya, Nek.) Aku menarik napas lega, Nenek tetangga itu akhirnya kembali masuk ked lama rumahnya.
1032.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Anak Rahasia Sang CEO

Anak Rahasia Sang CEO

Dengan sikap yang elegan, Xander mencium punggung tangan neneknya, sebuah gestur yang menggambarkan hormat mendalam kepada sosok yang lebih tua. "Kamu kemana saja Xander? Kenapa tak ingat rumah? Apa kamu sudah lupa dengan nenekmu ini?" Ucap nenek Sania Bernett sendu, tapi biasa dipanggil nenek Bernett. "Nek, nenek kan tahu aku sangat sibuk. Maafkan aku ya nek, nanti jika ada waktu aku akan berkunjung kembali kesini," ujar Xander sembari tersenyum manis.
975 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Asmaraloka Sang Putri Pusaka

Selendang Tua Nenek menghampiri Raras ketika ia selesai mencuci tangan. “Ada yang ingin kuberikan padamu, Nak.” Dari balik lipatan kain, nenek mengeluarkan sebuah selendang tua berwarna pucat—kusam dimakan usia, namun masih terasa lembut. “Kau pernah singgah di sini dulu… saat masih kecil. Kau menangis sepanjang malam,” kata nenek lirih. “Kau terus memanggil satu nama.”
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

"Celine! Itu berbahaya! Apa kau gila?" "Dengarkan aku dulu." potong Celestine. Air matanya kembali tumpah saat ia mulai bercerita. Ia menceritakan segalanya—tentang Elena yang merupakan neneknya di dunia modern, tentang bagaimana Elena ditarik paksa oleh Damian, kakek Alaric, dan tentang rahasia keberadaannya.
9.821.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 767 kali sebagai cersex nenek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status