Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pernikahan Bisnis Dua CEO

Pernikahan Bisnis Dua CEO

Gerald mengangguk sekilas sebelum naik ke lantai dua belas, tempat unit apartemen Clara berada. Pintu unit terbuka bahkan sebelum Gerald sempat mengetuk. Clara berdiri di ambang pintu, mengenakan oversized hoodie dan celana training abu-abu. Rambut hitamnya diikat asal-asalan, menunjukkan bahwa ia baru saja menyelesaikan sesi olahraganya. Senyum tipis terukir di bibirnya, namun matanya memancarkan sesuatu yang lebih dari sekadar sapaan ramah. “Tumben cepat sekali?” nadanya santai seperti biasa, merentangkan tangan menyambut Gerald ke dalam pelukan.
4.1K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Misi sang Tentara Rahasia

Misi sang Tentara Rahasia

Yang artinya kedua laki-laki itu masuk ke dalam gedung olahraga. Clay dan Kenn datang. Kenn dengan wajah bahagianya berjalan mendekat ke arah orang-orang bermasalah yang ada di tengah-tengah gedung. Sedangkan Clay menatap waspada Kazuha. Memang benar mereka baru beberapa kali bertemu, namun entah mengapa Clay merasa bahwa laki-laki itu bukanlah laki-laki biasa. Kemampuan geraknya yang sangat cepat itu harus ia waspadai.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Menjadi Tawanan Tuan Mafia

Menjadi Tawanan Tuan Mafia

“Lepaskan aku!” Teriakan Clara tenggelam oleh dentuman musik dan tawa para pria yang memenuhi ruangan. Dua penjaga menyeretnya keluar dari kamar sempit itu, langkahnya terseret di lantai. Kain hitam yang tipis membalut tubuhnya begitu ketat, memamerkan lekuk yang paling sensitif. Bagian atasnya terbuka, membuat semua pasang mata keranjang menatapnya seperti singa kelaparan.
1014.8K viewsOngoingAdded to Library 518 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Terjerat Takdir Tuan Saka

Terjerat Takdir Tuan Saka

titah Saka dengan suara rendah, namun sebenarnya ia sedang menahan diri agar tak membentak wanita di hadapannya. "Kenapa sih emangnya??" Tak mendengarkan perkataan Saka, tangannya justru menyentuh dada Saka, mencoba membuka kancing atas kemeja lelaki itu. "Clara, jangan!" larang Saka tegas. Tangannya menahan pergelangan tangan Clara agar tak meneruskan. Clara tersenyum getir, namun tangannya tetap bergerak. "Ayo, jangan sok suci. Kamu pasti kangen juga, kan? Jangan bilang kamu masih belum bisa…"
1.5K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
No One

No One

ucap Yudha "mungkin setelah kalian terbiasa disini, kami akan menjelaskannya. Aku mohon tolong jangan panik dan keluar dari ruangan ini dulu" sambung Clara. Seperti dugaanku, semua orang disini tahu apa yang sebenarnya terjadi, mereka hanya menutup-nutupinya. -------- Halo haloo!!! lagi rajin update nih hehehhe ide lagi lancar bangett Di part ini menurutku udah terlalu banyak clue, udah jelas mungkin? wkkwkw tapi mohon bersabarnya!! hihihi
102.7K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Mas Duda, Tolong Buat Aku Puas

Deg-degan itu tiba-tiba jadi terlalu nyata. Akhirnya, dengan gerakan canggung, ia memegang sisi jaket Gio—ujungnya saja. “Yang bener,” kata Gio sambil tertawa kecil. “Bukan jaket doang.” Clara menggigit bibir. “Aku nggak biasa.” “Nggak apa-apa,” balas Gio lembut. “Santai aja.” Pelan-pelan, Clara memindahkan tangannya. Kali ini benar-benar memegang—meski jaraknya masih sopan, tidak terlalu erat.
10321.1K viewsCompletedAdded to Library 11.9K Times as clamp gakuen tanteidan
Show Reviews (29)
Read
+Library
CH. Blue Lilac
Halo kakak-kakak readers semua, makasih banyak ya sudah mampir ke buku ini, makasih juga yang udah kasih ulasan, dan gift. Moga kalian selalu sehat, dan makin lancar rejekinya. Love bgt buat kaliaaan... ......
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Looking for Happines

Looking for Happines

tanya Chika. "Kalau iya, emangnya kenapa? Lagian, Devan akan selalu jadi milik aku," kata Clara. "Tapi, saya akan bertahan untuk ini. Saya gak akan melepaskan Mas Devan," ucap Chika. "Kita liat aja nanti, siapa pemenangnya," cibir Clara. "Ya sudah," kata Chika. "O, yaa, satu lagi, kamu kuatin hati dan mental kamu lagi yaa? Aku akan membuat kamu lebih dibenci oleh Devan!" bisik Clara ke telinga Chika.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Terjerat Cinta Fotografer Pribadiku

Terjerat Cinta Fotografer Pribadiku

Ia melemparkan senyum singkat kepada beberapa yang ia kenal. Langkahnya terhenti pada unit apartemen yang ditempati Tante Ana. Clara mengangkat tangannya hendak mengetuk pintu itu. Namun kelebatan bayangan dimana Tante Ana memutuskan hubungan keluarga dengannya muncul lagi. Tangan yang sudah melayang di udara itu gemetar dan ragu untuk meneruskan apa yang hendak di lakukannya. Clara menarik nafas berkali-kali. Berusaha memasang senyum yang paling indah dan memberanikan diri untuk mengetuk pintu itu. TOK! TOK! TOK!
5.7K viewsCompletedAdded to Library 217 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Ketika Cinta Dianggap Kebiasaan, Aku Memilih Melepaskan

Baru saja kakinya menginjak anak tangga pertama, pergelangan tangannya tiba-tiba dicengkeram kuat. Chandra turun dengan cepat. Tangannya mencengkeram pergelangan tangan Clara dengan kekuatan yang membuat tulangnya terasa sakit. "Lepaskan!" Clara meronta, suaranya bergetar karena marah. Chandra bahkan tidak menatapnya. Dia hanya sedikit mengangguk ke arah kerumunan yang gaduh. "Maaf, asisten saya hanya ingin mengonfirmasi beberapa detail."
4.3K viewsCompletedAdded to Library 125 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

"Terjebak apa tante? Sepagi ini sudah adakah tawuran?' Clara semakin merasa cemas. "Bukan, tetapi hanya ada beberapa anak kecil yang iseng dan usil. Mereka main lemparan batu segala," ucap sang tante. "Ya ampun, harus diperbaiki ini nantinya." Clara berkata seperti anak kecil. "Ya begitukah, tetapi sudahlah tidak mengapa kok, nanti habis mengantarmu, aku perbaiki sekalian dibengkel mobil," ucap Tante Naira.
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 140 Times as clamp gakuen tanteidan
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status