Akhir Dari Segalanya
Seketika, suara mereka berhenti, suasana langsung menjadi canggung.
“Ehm… mungkin hanya kebetulan ketemu.”
“Pak Wiliam….”
Celine menarik kembali pandangannya, tidak ada ekspresi di wajahnya. Dia hanya mengangkat cangkir kopi dan meneguk pelan. Rasa pahit menyebar di ujung lidah.
Celine memotong ucapan mereka, “Aku agak capek, pulang dulu, ya. Soal keluar negeri sudah diputuskan.”