Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

ERBLINIE: Warisan Dosa dan Pernikahan Palsu Sang Agen

Tulisan tangan kecil dan presisi memenuhi margin. Beberapa baris bahkan dicoret ulang, diganti dengan istilah yang terasa asing bagi dapur. Margarethe menghentikan gerakan mengaduknya dan membaca ulang satu catatan kecil di sisi halaman. Langkah 4: Jika suhu turun mendadak, jangan panik. Seperti saat kode alpha diganti oleh sistem Echo Zwei. Ia mengerutkan kening. “Ini buku resep,” gumamnya pelan, “atau panduan operasi penyamaran?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

TERLAHIR KEMBALI SEBAGAI LEGENDA

"Blarrrr!" Tendangan ini seperti kekuatan dewa. Seperti layang-layang dengan tali putus, Pragos langsung ditendang lebih dari sepuluh kaki jauhnya dan membentur tanah dengan keras. Sebuah lubang yang dalam sampai terbentuk di tanah yang keras Pandangan itu sangat mencengangkan! Tendangan ini mematahkan lebih dari sepuluh tulang rusuk Pragos. Dia terbaring di lubang yang dalam, berlumuran darah, tidak bergerak, dan pingsan di tempat!
1044.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Aku merasa akan diinterogasi setelah bertemu dengannya. Anggap saja ini adalah epilog pertama dari bagian prolog plot kisah ini. Ya, sebelum aku benar-benar menghadirkan epilog yang sebenarnya. Masa di saat aku kehilangan sesuatu yang besar. Ah, rasanya aku ingin menyudahinya sampai sini saja. Aku tak tega jika harus membuat kalian bersedih di kemudian kisah. Tetapi, ini demi Mus dan Hajar. Aku akan mengisahkan kelanjutannya yang mendalam. Jadi, untuk epilog pertama ini, aku akan menceritakan sedikit dalam beberapa ratus anak kata saja.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

Dikhianati Mantan, Jatuh Pada Duda Tampan

“Kamu sudah lihat dokumennya, kan?” Gilang mengangkat map di tangannya sedikit. “Cukup.” Jordan tersenyum tipis. “Kalau begitu kamu pasti sudah tahu… hidup saya tidak pernah benar-benar normal.” Bima melipat kedua tangannya. “Kamu bilang ini eksperimen.” Jordan mengangguk. “Program penelitian.” “Penelitian apa?” Jordan mengangkat bahu. “Mereka menyebutnya Proyek Aegis.”
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Gadis Terakhir

Gadis Terakhir

Satu pesan masuk dari Sifabella. Sebuah foto Aga tertidur di depan TV, masih mengenakan sepatu sebelah dan memeluk boneka kangguru. Sifabella : Hari ini seru. Aga capek banget di sekolah. Kami tunggu Papi pulang. Jangan lupa beli susu full cream ya, bukan almond! Aarav langsung mengetik balasan. Aarav : Oke. Jangan ganti suami juga ya, full cream-nya udah pas. On my way home.
1042.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Ilham pemilik sistem harem

Ilham pemilik sistem harem

Plopp Cerrrr… cerrrr… cerrrr… Cairan kehidupan milik Ilham yang bercampur dengan cairan kenikmatan milik Sarah mengalir bayak dari dalam miss V Sarah. "Wahh kamu hebat sayang padahal keluar sangat bayak tapi pedang sakti mu masih tegak berdiri," ucap Aulia dan langsung mengulum pedang sakti Ilham dengan bertujuan membersih kan pedang sakti Ilham. Glokk glokk glokk
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Sama-sama Egois

Sama-sama Egois

[Oh, Sory, jika masih terjaga temani, Mas, di teras ya, Sin. Teks terkirim, aku sengaja agar Abidin kebakaran jenggot, siapa yang memulai perang terlebih dahulu. jangan salahkan ketika singga sudah terbangun. Ting. Gawaiku berbunyi lagi aku mengeryitkan kening melihat pesan masuk, ingin sekali tetawa berbahak-bahak, membaca pesan dari Abidin. [Diluar dingin, bahkan di dalam aku merasa hanggat dipeluk sama, Suamiku.]. Cik, tidak mungkin Sindi mengirim pesan seperti itu, apa lagi sedikit vulgar.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Keheningan menyelimuti ruang belajar di selatan. Suasananya mencekam dan menyesakkan. Kaisar dan prajuritnya saling menatap dalam diam, seolah terkunci dalam konfrontasi hidup atau mati. Setelah beberapa saat, Kaisar menjentikkan manik-manik yang jatuh di meja dan berkata dengan acuh tak acuh, "Kalau begitu, mari kita buat sumpah militer! Dalam pertempuran kali ini, kalau kau menang, mereka bisa hidup! Kalau kau kalah, mereka akan mati!"
985.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Aaron bergumam: > “Kenapa semuanya mulai terasa kayak peringatan terakhir?” Lanjut. ## 📖 **BAB 10 — “Kematian Sang Kucing, Lahirnya Api”** ### 🔹 **Part 2: “Serangan Entitas Parasit”** **Ringkasan:**
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

--- ### **Epilog Bab 44: Menuju Negeri Gajah Putih** Saat mereka berenang menuju tepi danau, matahari pagi mulai menyinari hutan Sa Pa. Jagad memimpin mereka keluar dari air, tubuhnya kini bergerak dengan kelincahan seorang atlet profesional yang sudah kembali. "Tangan lo beneran oke, Gad?" tanya Bagas sambil terengah-engah. Jagad melakukan *crossover* cepat di atas tanah berlumpur, lalu menatap tangannya. "Lebih dari oke, Gas. Gue ngerasa kayak baru lahir lagi."
988 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai contoh prolog dan epilog
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status