Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dermaga Kala

Dermaga Kala

Setelah dipikir-pikir, Kala memang sudah jarang membaca buku non-fiksi seperti ini, Ia lebih sering membaca karya-karya fiksi. “Udah pernah baca buku nya?” Kala yang tengah membaca sinopsis buku terhenti mengikuti arah suara, Kala mengernyit setelah melihat siapa yang ada disampingnya, “Loh, Sael, ya?” ia sedikit berpikir, berusaha mengingat dengan jelas. Sael tersenyum ramah, “Gue udah liat lo dari jauh. Btw, apa kabar?”
370 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Oh, I see. Emang selama ini biasanya baca tulisan siapa?” “Kalau fiksi, sih, jarang, biasanya non-fiksi. Tapi sejak tahun lalu jadi baca semua bukunya Eka Kurniawan sama Leila S. Chudori, waktu kuliah sempat baca tulisannya Ahmad Tohari juga.” “Wah, aku juga suka bukunya Eka Kurniawan.” Cessa terlihat antusias. “Dari semua bukunya, suka yang mana?”
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 136 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Wanita Penghibur

Wanita Penghibur

Di umur 23 tahun, aku memang masih menyukai dongeng, sudah sewaktu kecil aku suka buku-buku dongeng, tetapi dongeng bagi anak kecil seringnya dianggap wajar, jika sudah seumuranku masih menyukai buku-buku dongeng aku dianggapnya masih anak-anak yang belajar membaca, karena hal itu aku pernah coba membaca buku-buku fantasi, satu-satunya buku yang dianggap paling mirip dengan buku-buku dongeng, aku berharap keseruan dan keajaiban-keajiban yang ada di buku-buku dongeng akan sama halnya aku temukan di buku-buku fantasi, tetapi nyatanya aku persis seperti membaca buku-buku lainnya, suka dan masuk ke dalam isi cerita, tetapi tidak semenyenangkan saat membaca buku-buku dongeng. “Aku suka buku-buku
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
JANGAN NGAKU CANTIK

JANGAN NGAKU CANTIK

Alena tersenyum lebar. "Masih kecil baca-baca novel ntar ada pororo eh por ... Ah apa sih namanya kaka lupa!" Alana mengerlingkan matanya mengingat-ngingat. "Pornografi non ... Novel nya itu gak ada Pornografinya jadi aman dibaca sama anak kecil juga kan bibi yang bacain buat non kecil ini ceritanya tentang anak kembar juga kaya non besar sama non kecil hehehe." sambung bi Minah.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Gadis Rahasia Sang Pewaris

Gadis Rahasia Sang Pewaris

“Ajak saya, Indira. Nonton film romance sampai sepuluh jam sekali pun, saya siap.” Indira tertawa lagi, kemudian mengeluarkan ponsel dari saku celananya. Ingin membuat list berisi perbedaan antara dirinya dengan Edgar. “Sekarang giliran saya yang tanya,” kata Edgar sambil menatap Indira lekat-lekat. “Kamu lebih suka buku fiksi atau non fiksi.” “Fiksi,” jawab Indira tanpa ragu. “Saya suka non-fiksi. Jarang banget baca novel.”
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 893 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Bukan Semata Fisik

Bukan Semata Fisik

Seperti sedang mengambil sesuatu, nampak sebuah buku karangan yang diperoleh tangan Linara, sepertinya itu salah satu cara pengalihan pikirnya dengan membaca. Rayhan sesaat terpana dengan buku yang dikeluarkan Linara, membuat Rayhan teringat saat mengantar Linara ke Toko buku (Chapter 17) itu adalah Novel rekomendasi Linara, tapi sayang Rayhan baru membacanya setengah. "Itu kan Novel yang Kamu rekomendasiin?" Rayhan memulai acuan perbincangan. "Iya, Ray. Udah tamat belum bacanya?" Linara membalas dengan antusias.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 220 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Nona Muda yang Terbuang

Nona Muda yang Terbuang

Dia tidak akan menyentuh Richella,memaksa seperti pria bajingan. “Apa kau baik-baik saja?” Richella mendekat Dia duduk disamping Daimiro, aroma ruangan ini dipenuhi dengan buku tua. Tidak ada depu sama sekali, funiturenya juga terkesan tidak mencolok. Hanya ada warna hitam, coklat bahkan yang paling terang hanya gorden dengan corak bunga emas berwarna cream. Lampu juga tidak terang, lebih berwarna kuning. Ada lampu stand di sebelah rak buku, juga memancarkan cahaya remang berwarna kuning.
5.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Terpaksa Akad

Terpaksa Akad

Meninggalkan kopi panas yang masih terlihat utuh, serta roti selai yang hanya berkurang dua gigitan ** Tak banyak yang aku lakukan selain rebahan di kamar, sambil membaca beberapa koleksi buku di rak sudut ruang ini. Selera lelaki ini payah sekali, tak ada Novel roman ataupun Komix. Hampir sebagian besar rak ini terisi dengan buku sains, buku akutansi dan sejenisnya. Pantas saja ia kaku dan tak memiliki selera humor. “Non, ada tuan Rendra datang, ia ingin bertemu Nona Zi” terdengar suara dari balik pintu kamar.
1022.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 755 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Cerita yang aku tulis ini memang agak mirip tapi hanya terinspirasi, sepenuhnya fiksi agar tidk ada yang salah paham dan tersinggung. Selamat membaca dan terimakasih untuk dukungan semua pembacaku yang super keren. LUV U ******
9.9980.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.6K kali sebagai contoh non fiksi
Tampilkan Ulasan (109)
Baca
+Pustaka
Spilledout
Cerita yg halunya ga nanggung2. Kalimat yg mnggambarkan karakter, fisik, kekayaan sangat hiperbola. Alur di cerita awal2 enak utk dibaca saat2 gabut. Tapi makin ke bawah keknya authornya makin stress manuver ide ceritanya sendiri sampe di titik kyk sinetron indosiar, bisa terbang, hilang mati hidup
Caroline Things
1 bab skrg terbagi 2 cerita.. mohon utk tdk dipadukan antar 2 cerita di dlm 1 bab thor krna sbg pembaca hnya demi utk membaca cerita jacob dan harumi hrs juga mengeluarkan koin utk membaca crta yg blm aku suka baca.. jadinya spt mengeluarkan koin 2 kali lipat hnya utk membaca 1 cerita..
Baca Semua Ulasan
(Bukan) Selingkuhan Biasa

(Bukan) Selingkuhan Biasa

Dia nanya bisa menggeleng-gelengkan kepalanya, melangkah mundur perlahan agar tidak menimbulkan suara. "Ya Gusti, Non Angel" gumam Pak Harya lirih setelah berhasil menjauh ke arah area dapur bawah yang sepi. Dia meletakkan teko teh itu di atas meja dengan tangan yang sedikit bergetar. "Bisa-bisanya bermain sejauh ini di vila bapaknya sendiri. Lelaki yang katanya temen itu, ternyata selingkuhan si enon."
1013.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status