Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Corona Love

Corona Love

Ya, seputus asa itulah diriku sekarang. Terkadang aku membaca buku nonfiksi. Tapi buku seperti itu seringkali membuatku merasa mengantuk. Lagipula membacanya membuat diriku seperti kembali ke masa kuliah. Kenangan akan buku-buku teks tebal yang mengisi malam-malamku sebelum ujian kembali terbayang.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Di Antara Dua Kembar Yang Memilikiku

Sementara itu di ruangan yang lain. Vega yang sudah menyelesaikan beberapa paragraf dari buku yang ditemukannya secara acak di rak tinggi di sudut ruangan Orion, berdiri dan berniat mengembalikan buku itu ke tempatnya semula. Itu adalah sebuah novel roman klasik yang agak membosankan, sehingga Vega justru mengantuk saat membacanya. Entah siapa yang menyelipkan buku itu di sana. Sebab sebagian besar isi rak tersebut adalah jurnal-jurnal dan majalah bisnis, ensiklopedi sains, serta autobiografi para businessman terkemuka dunia. Jenis fiksi berada di rak paling atas, itu pun hanya ada beberapa dan kesemuanya novel dengan tema berat seperti buku-buku Dan Brown.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Hukum yang Tak Tertulis

Hukum yang Tak Tertulis

“Maksudnya gimana?” Ari tersenyum, lalu mengambil cangkir teh dan menyeruputnya sebentar sebelum melanjutkan. “Contohnya begini. Di sekolahmu, ada nggak aturan yang tertulis tentang ‘harus membantu teman yang kesusahan’?” “Hmm… nggak ada kayaknya. Tapi kami tahu itu hal baik.” “Nah, itu hukum tak tertulis. Ia tidak tercantum di buku, tapi semua orang yang punya hati nurani tahu bahwa itu benar.”
1.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Jejak di Balik Pesantren

Jejak di Balik Pesantren

Di sana tertulis: “Kami bukan fiksi yang gagal. Kami hanya belum diberi kesempatan.” 4. Kitab Yang Terus Menulis Diri Faris membuka Kitab Putih. Namun kali ini, halaman-halamannya menulis sendiri. Paragraf-paragraf baru muncul, menceritakan kisah dari karakter yang belum pernah ada. – Seorang narator yang mati sebelum sempat memulai. – Seorang penjahat yang ingin menebus dosa, tapi tidak pernah diberi bab pengampunan.
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Sebuah kampus fiksi. Kami bisa mencintai diri kami lebih baik hari ini dalam sekejap. Dalam "Kampus Fiksi" (cerita ini tidak berada di luar lanjutan cerita ini). Kampus Fiksi hanya cerita yang Berkunjung ke masa lalu Bee yang bergema ke Room Nakama. Dia luar biasa sekali. Mbak Mira yang budiman dan suka berbicara. Kita bisa melihat beberapa nyawa cerminan pribadi secara umum darinya. Kita bisa berasa keren hanya sekedar menjadi pendengar yang baik.
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Terbelenggu Takdir

Terbelenggu Takdir

“Nat, inget ya kalau ini bukan cerita novel! Lo boleh jadi editor, tapi harus bisa bedain mana fiksi mana realita.” “Justru karena gue sangat sangat tahu ini realita, Nit. Kalau keluarganya ngerestuin malah lebih aneh lagi enggak sih? Berasa anak konglomerat nikah sama anak jalanan, mustahil banget.” Natya berkata sambil tertawa kecil di akhir. “Terus yang bukan cerita novel tuh gimana?” Nita berkacak pinggang. “Yang bukan novel itu normalnya Daksa enggak ketemu gue, dan enggak tertarik sama gue. Kita enggak ada di posisi kayak sekarang. Gue dengan hidup gue, Daksa dengan hidup Daksa.”
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Scylaac. Kembalinya Dunia yang Sempurna.

Scylaac. Kembalinya Dunia yang Sempurna.

Tapi akan kuingatkan lagi supaya tidak terjadi kesalahpahaman. Apa yang sedang kalian baca saat ini adalah sebuah novel fiksi. Ini adalah cerita rekaan. Artinya, semua yang kalian saksikan di sini hanyalah khayalan semata. Bukan kenyataan. Apa yang sedang kalian alami saat ini, ruang dan waktu tempat kalian bernaung, itulah kenyataan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Hamil di Malam Pertama

Hamil di Malam Pertama

tanya Papa saat kami telah tiba di ruang tengah. Aku sangat yakin kalau tak sedang hamil, nggak ada sejarahnya manusia hamil tanpa dibuahi kecuali dalam cerita “Hamil anak ular” karya Evhae Naffae. Itu cerita bergenre fantasi, jadi sah-sah saja hal tak masuk akal pun ada di sana. Laah ... dalam genre drama seperti kisahku ini, sungguh sangat tidak mungkin.
10101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Bukan Sekedar Pengganti

Bukan Sekedar Pengganti

ucap Trixi terlihat ragu dan tidak yakin untuk menceritakan pada Ashera. "Maksudmu tidak biasa?" Ashera tidak paham. "Shera, pada umumnya cafe akan menjadi tempat nongkrong orang-orang untuk sekedar minum kopi dan yang lainnya sembari berbincang dengan teman-temannya, tapi cafe ini menyediakan minunam yang berbeda, bahkan ada plus-plusnya," ucap Trixi. "Trixi, katakan dengan jelas! Aku sama sekali tidak mengerti apa yang kamu katakan."
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 624 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Bukan Wanita Penggoda

Bukan Wanita Penggoda

kata sang pria berusia sekitar kepala empat, namun masih terlihat muda. “Uang selalu memenangkan setiap pertarungan, Sir. Aku tidak akan berada disini jika bukan karena uang, bukan?” goda sang wanita sambil mengedipkan mata. “Jangan salah, Nona! Hampir semua yang ada di muka bumi ini bisa dibeli dengan uang, tetapi ada hal lain yang tidak bisa dibeli dengan benda seperti itu.”
101.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai contoh non fiksi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status