Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tarian Pemikat Serigala

Tarian Pemikat Serigala

Mereka terlihat sangat romantis. "Waktu menghantam rasa dan menyisakan kerinduan yang selalu hadir . Biarlah kini kunikmati hadirmu. Aku ingin melukis cinta di matamu. Berjalan bersama mimpi, yang menarikku bersamamu kini di sini." Eyang Suwita menatap tepat di manik hitam Ratu Rowina. Kata-kata romantis tiba-tiba terucap dari mulut mereka.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

MENDADAK JADI PEMBANTU KESAYANGAN TUAN MAFIA

"Kalau aku bilang cemburu, berarti kamu mau siksa aku dong? Tiap detik harus ngerasa cemburu sama kamu." "Kan biar romantis," cicit Risa manja. Ingin Jo lebih aktif menunjukkan rasa perhatian pada dirinya. "Itu obsesif, Risa. Aku cuma mau mencintaimu dengan sederhana. Mirip puisinya Sapardi Djoko Damono." "Kayak gimana puisi?" "Kayak gini nih," Jo berdeham sebentar lalu menyanyikan lagu dengan lirik puisi Sapardi Djoko Damono yang berjudul "Aku Ingin Mencintaimu".
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Cinta Romantis Bagaikan Buih

Cinta Romantis Bagaikan Buih

Ravi membawa satu ikat bunga segar: “Maaf Chinta, belakangan ini sibuk kerja tidak menemanimu. Ini bunga kesukaaan freesia, suka nggak? Saat Ravi mendekati, Chinta mencium adanya bau parfum wanita. Kepalanya putar sedikit dan melihat di jakunnya ada bekas gigitan kecil。 Bagian kerah kemejanya juga ada bekas lipstik wanita. Merah merah, sangat jelas. Chinta senyum dingin, kamu itu sibuk kerja, atau sibuk di Nanda sana bercocok tanam?
15.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 488 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Terjebak di Negeri Dongeng

Terjebak di Negeri Dongeng

Misi dari Romo, kami harus memastikan keselamatannya hingga tiba di istana, maka pergilah kami bertiga menuju Istana Akuwu Sura Wijaya. Rasanya senang sekali bisa bepergian dengan dua pria istimewa, yang satu kangmas kesayanganku, dan yang satunya adalah pria yang sejak kedatangannya ke padhepokan untuk pertama kalinya telah membuat hatiku kebat-kebit tidak karuan. Maka saat Romo memberikan bilik khusus padanya aku berusaha memperindahnya dengan menanam berbagai macam bunga dihalaman biliknya. Setiap pagi aku menyirami bunga-bunga itu, supaya bisa melihatnya terus dari dekat. Siapa tau suatu saat aku bisa memberi keindahan ditaman hatinya, iya, kan??? Hehehe Dari situlah kedekatanku dengan R
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Cinta yang Telah Menjadi Abu

Cinta yang Telah Menjadi Abu

Ibuku sedang mengajari Nelson mengenal kata menggunakan model kerangka manusia. "Ini tengkorak, ini tulang dada ...." Pemandangan ini memang menyeramkan, tetapi anehnya juga menghangatkan hati. Bekas luka di punggungku masih ada dan terasa seperti medali. Bekas luka itu terus mengingatkanku untuk tidak memercayai siapa pun lagi, kecuali keluargaku. Beberapa hari yang lalu, seorang pengusaha muda menunjukkan ketertarikan padaku. Dia tidak berhenti mengirimkan bunga, mobil, dan cincin berlian untukku.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Cinta yang Merasuk Sampai Ke Tulang

Cinta yang Merasuk Sampai Ke Tulang

Tahun ketiga pernikahan mereka, Robert menemukan tabel nilai yang dibuat Keira untuknya. Saat Robert tanpa sengaja menarik selembar kertas dari laci ruang kerjanya, jantung Keira seakan-akan berhenti berdetak. Di atasnya tertulis .... [ Di hari ulang tahunku, dia terbang ke Australia untuk menemui cinta pertamanya, kurang 5 poin. ] [ Demi menjemput cinta pertamanya di bandara, dia meninggalkanku di jalan tol, kurang 10 poin. ] [ Demi memasakkan sup untuk cinta pertamanya, dia sampai kehilangan cincin nikah kami, kurang 10 poin. ] Satu per satu tercatat dengan rapi. Di bagian paling bawah bahkan masih ada satu baris tulisan kecil. [ Kalau sudah terpotong 100 poin, harus cerai. ]
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Pacarku Anak Teknik, Otaknya Dipake Buat Ngegombal

Sampai… “Untuk Citra Paramitha… sang penghuni balkon elegan…” “Aku bawakan lagu malam ini. Judulnya… ‘Bibir Kamu Tipis, Tapi Nancepnya Dalem’.” Citra hampir menjatuhkan pensilnya. “Astaga……” *** Kalau ada yang bilang cinta itu buta, Dikayasa Pradipta bakal nyaut, “Ya iyalah, kalau nggak buta, mana mau naksir tetangga yang tiap hari nyinyir?”
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku

Ia mencari sebuah daftar putar yang sering ia dengarkan saat ia sedang buntu menulis novel romansa. Sebuah denting piano yang lembut mulai memenuhi kabin mobil. Kemudian, suara merdu Afgan mulai mengalun, menyanyikan bait-bait lagu yang seolah ditulis khusus untuk menggambarkan situasi mereka malam ini: Ku Dengannya Kau dengan Dia.
10104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

Perjalanan Cinta Yang Sia-Sia

"Kamu hanya beruntung bertemu denganku lebih dulu. Setelah kita pindah keluar negeri, belajarlah darinya bagaimana caranya membahagiakan seorang pria." Usai bicara, kebetulan ponsel Jack berdering, dia pun mengambil ponselnya dan mengangkatnya di teras. Hosana memandang punggung Jack dengan tatapan redup dan menundukkan kepalanya. Dulu, dia selalu merasa bahwa bertemu dengan Jack adalah keberuntungan terbesar dalam hidupnya. Saat kelas satu SMA, demi mendapatkan hatinya, Jack menulis 99 surat cinta untuknya.
864.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

Di Talak Suami Melarat Di Pinang Konglomerat

["Nggak ada apa-apa, aku hanya ingin tahu saja. Benar atau tidak kamu yang memberiku kartu nama beserta nomor ponsel!" ["Tentu benar. Dan untuk apa aku memberikanmu harapan palsu, cantik!"] ["Kenapa kamu nggak panggil namaku saja. Panggilanmu begitu membuatku sedikit merinding!"] Tulis pesan Ica pada Rendi. ["Hehe. Kenapa sayang, kamu risih atau apa??"] ["Nggak sih. Tapi kenapa kamu begitu romantis dan penuh gombal"]
1069.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai contoh puisi romansa singkat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status