Cinta Usai Berpisah
“Aku hanya ingin bicara. Lima menit saja.”
Cinta menatapnya dengan dingin. Tak mau membuat keributan yang membuat Ciara curiga ia pun membuka pintu sedikit lebih lebar. “Masuk.”
Di dalam, rumah itu sederhana, penuh dengan mainan, gambar krayon, dan aroma teh. Tempat yang hidup. Penuh cinta.
“Mana suamimu?” tanya Abrisam, tanpa bisa menahan diri.
“Pergi kerja. Pagi sampai malam,” jawab Cinta, menyusun cangkir dengan tangan gemetar yang coba disembunyikannya.
Bab Populer