Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pernikahan Yang Tak Dirindukan

Pernikahan Yang Tak Dirindukan

Wanita itu menjawab cepat. Mendengar jawaban sang putri, Raya semakin cemas. "Sebenarnya apa yang terjadi pada kalian? Kenapa kalian bisa kawin lari seperti ini?" Raya menatap Ronald dan Liora dengan wajah begitu syok. "Siapa yang kawin lari, Mom! Kita nikahnya duduk kok," gerutu Liora. "Yora!" Marcell menatap sang adik dengan tatapan mengintimidasi, sementara Gibran hanya diam dan memilih untuk tidak ikut campur.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Harta Tahta Berdarah Dua Tuan Muda

Harta Tahta Berdarah Dua Tuan Muda

“Maaf, silakan tunjukan surat undangannya. Acara akad nikah dan resepsi ini hanya untuk keluarga dan kerabat dekat.” Seorang lelaki muda bertubuh tegap setinggi Herlambang dengan otot tubuh yang terlihat dari kaos yang dikenakan, melekat pada tubuh lelaki itu dengan otot pada bagian tangannya. “Kami orang tuanya, bagaimana mungkin kami dapat undangan?” ucap Herlambang yang menggandeng tangan Tiara.
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 342 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Menantu Tak Ternilai

Menantu Tak Ternilai

Ketika sampai di hotel, petugas resepsionis, Oscar, menghampiri Bastian dan memberikan sebuah surat undangan. Surat undangan itu berwarna emas dengan pita berwarna merah. Terdapat sebuah rencana yang kecil di ujung kanan yang terbuat dari emas asli 24 karat. "Siapa yang menikah?" tanya Bastian. Ya, dia mengira kalau surat itu adalah undangan pernikahan. Namun Oscar menggelengkan kepalanya. Lalu dia berkata, "Menurut keterangan dari orang yang ngasih undangan, itu adalah undangan pertarungan dari seorang pria bernama Gilang, Tuan."
8.129.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Rintihan Di Ruang Kerja Suamiku

Rintihan Di Ruang Kerja Suamiku

00 sore, Aku sedang asyik menyemprot tanaman dan merapikan batang-batang tumbuhan di sekitar pekarangan rumah saat Niken tiba-tiba sudah hadir di belakangku. "Permisi!" Kalimatnya langsung membuatku membalikkan badan dan meletakkan gunting. "Kau?" "Aku yakin Mbak sangat tidak suka saya datang kemari, tapi, saya datang ke sini Untuk mengantarkan undangan pernikahan." Wanita itu menyuburkan secara undangan berwarna pink dengan senyum jahat. Aku menerima kertas itu dari tangannya dengan tenang. "Pesta kami akan berlangsung dengan privat dan intimate, hanya kepada keluarga dan orang-orang terdekat saja. Aku harap kamu merasa dihargai karena diundang sebagai orang yang terdekat," ujarnya dengan s
727.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 781 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
My Sugar Candy

My Sugar Candy

"Oh iya, tadi ada yang anter undangan." Langkah Gevan terhenti dan kembali berbalik menatap ibunya, "Undangan apa?" Ibu Gevan berjalan ke arah meja kerja Gevan dan mengambil undangan yang ia letakkan di sana. "Kayaknya pernikahan," ucapnya sambil memberikan kertas itu pada anaknya. "Oh, Danu," ucap Gevan membaca nama pasangan yang berada di halaman depan. "Danu siapa?"
1021.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 720 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Batal Menikah, Aku Malah Dinikahkan Dengannya

Batal Menikah, Aku Malah Dinikahkan Dengannya

pamitnya langsung pergi. Dengan ragu, Pak Fahmi langsung memberikan benda tadi kepada Reza. "Siapkan hatimu. Jika memang kau mencintainya dengan ikhlas, seharusnya tidak akan menjadi masalah." ucap Pak Fahmi membuat Reza dan Bu Habibah penasaran. "Undangan pernikahan," lirih Reza. Undangan yang diberikan Maya ini memang unik, hanya ada kata 'Undangan Pernikahan'. Untuk mencari nama pengantin yang tercetak, ia harus membuka tali yang mengikatnya lebih dulu dan melepaskan sampul merah.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

Hanif berkata dengan jujur karena ini adalah permintaan dari mamanya sendiri. Dia diberikan kuasa oleh Hanif memilih desain tentang undangan pernikahan mereka ketika diberikan contoh yang sangat banyak. Renjana melihat warna yang sedikit lebih indah. Yaitu dengan warna hitam dengan tinta mengkilap seperti emas. “Kamu pilih yang ini?” Renjana mengangguk, dia sangat setuju dengan warna yang tadi dipilihnya karena terlihat lebih mewah. “Kamu sudah mikirin siapa aja yang kamu undang?”
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Pembantu Baruku Ternyata ....

Pembantu Baruku Ternyata ....

Saat aku dan Diandra tengah mengobrol, Bi Sari datang dengan membawa satu lembar kertas bersampul di tangannya. "Bu, ada kiriman undangan," tuturnya seraya memberikan kertas berwarna gold ke tanganku. "Siapa yang nikahan, Mel?" tanya Diandra. Aku menggeleng karena belum melihat nama yang tertera di sana. Perlahan, tanganku membuka plastik putih yang membungkus kertas tersebut. Dilihat dari luar, itu adalah undangan pernikahan. Hanya huruf inisial yang tertulis di sana.
17.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
PENYESALAN MANTAN SUAMI

PENYESALAN MANTAN SUAMI

Nurma bertanya sambil melihat-lihat stok bajunya yang tersampir dalam lemari. “Hari minggu lusa. Acaranya Cuma akad nikah saja ini. coba, Sayang baca undangannya.” Danu menyodorkan undangan berwarna coklat muda itu pada istrinya. “Iya bener, akad nikah aja. Orang kaya jadi sibuk.” Nurma bergumam setelah membaca undangan itu. “Kalau pak Alex ini, apa kenal juga dengan mas Gani kah, Mas?” tanya Nurma lagi.
8.7121.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Pengawal Kesayangan Tuan Edward

Tangannya yang berkerut mencengkeram selembar kertas undangan premium berwarna putih gading dengan cetakan tinta emas timbul, sebuah undangan pernikahan atas nama Edward Mahesa dan Marlina. Rendra, yang diutus khusus oleh Edward untuk mengantarkan undangan tersebut, berdiri tegap dengan kepala sedikit menunduk, namun ekspresi wajahnya tetap tenang dan profesional. "Tuan Muda Edward yang mengaturnya sendiri, Tuan Besar. Beliau meminta saya untuk memastikan bahwa undangan ini sampai ke tangan Anda secara pribadi."
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai contoh undangan perkawinan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status