Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
UNCONTROL CEO DESIRE (INDONESIA)

UNCONTROL CEO DESIRE (INDONESIA)

Pangkasan jarak pun terjadi, ketika Sarla merengkuhnya dengan begitu erat. Nyaris saja wajah Wilzton terbenam di antara dua buah dada wanita itu yang padat, andai tak cepat dilakukan pengontrolan diri. Kepala dimundurkan. Lalu, barulah didongakkan guna melihat Sarla. "Aku membelinya dengan uang yang kau berikan. Aku ragu akan bagus. Tapi, tadi kau sungguh-sungguh memujiku, 'kan?"
1014.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
U

U

Sungguh lengkap grup kita! Aulia sebagai tim keuangan, Rio tim mendesain bangunan dan aku si eksekutor. Dan… Yura sebagai tim manajemen perekrutan karyawan baru. Sungguh sangat menyenangkan aku memikirkan ini. Membayangkan masa depan yang akan aku jalani. Drrt... drrt… Aulia.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Kekuasaan (Ascendant)

Kekuasaan (Ascendant)

ujar “Kita bisa melakukan taktik pengalih perhatian di dua tempat. Sedikit prajurit di utara, lalu tempatkan cukup banyak prajurit di perbatasan Gerian dan Rhauven agar mereka berpikir kita memasuki Kerajaan lewat perbatasan. Letakkan separuh pasukan di bukit-bukit perbatasan Rhauven dan Gerian. Buat mereka terlihat terlihat secara langsung oleh tentara perbatasan Gerian. Kita bisa meletakkan beberapa trebuchet untuk meyakinkan mereka bahwa kita menyerang di perbatasan Gerian-Rhauven. Mungkin kita akan membutuhkan ratusan ribu pasukan, agar seluruh pasukan Gerian yang berada di Istana datang ke perbatasan. “Hakim Agung Ancus akan menyerang di utara, kemudian bergabung ke perbatasan. Jenderal
106.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Pengendali Sistem Terkuat

Pengendali Sistem Terkuat

"Perhatikan gerakanku, Reka. Lihat bagaimana aku mengarahkan energi sistem melalui tubuhku dan menggunakannya untuk mengendalikan sistem." Reka memperhatikan dengan seksama, mencoba meniru gerakan Martis. Martis melanjutkan, "Ingat, kunci utamanya adalah konsentrasi dan kontrol. Jangan biarkan sistem mengendalikanmu. Kamu yang harus mengendalikan sistem."
9.7108.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

CINTA TERLARANG TUAN MAJIKAN

Atas tubuhnya dan Bima. Kali ini Dinda mengontrol setiap sentuhan, ciuman, dorongan, dan dia yang akan menentukan akhirnya. Suara mereka menggema di ruangan itu saat mereka berpacu menuju ke puncak. Dinda tahu Bima sudah hampir sampai. Ini kesempatannya. Bima terlihat begitu menikmati semuanya dan hilang kendali. Bibirnya meneriakkan nama Dinda saat ia mencapai puncaknya dan tubuh mereka masih bersatu. Dia berhasil. Dinda mendekap wajah Bima dan menciumnya dalam-dalam meluapkan kegembiraannya. Dia tidak memberikan kesempatan bagi Bima untuk menyadari apa yang baru saja terjadi.
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 401 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Choice

Choice

Maya mengangguk setuju. ***** ***** *****
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Kendalikan Dirimu, Tuan Mantan!

Kendalikan Dirimu, Tuan Mantan!

“William, jangan mulai. Dia hanya rekan kerja. Tidak lebih.” William menyandarkan diri di kursinya. “Aku tahu siapa dia, Fiona. Aku tahu dia pria yang dulu diam-diam memperhatikanmu.” Fiona menghela napas panjang. “Kau tahu, aku tidak bisa mengontrol perasaan orang lain.” William menatapnya dalam. “Tapi aku bisa mengontrol siapa yang mendekatimu.” Keheningan turun tajam di antara mereka. Fiona menatapnya lama, lalu berdiri pelan. “Aku tidak butuh dikontrol, William. Aku butuh dipercaya.”
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai contrôlant
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status