Aster [Indonesia Ver.]
Air mata kembali membasahi pipi Green, tangisnya tanpa suara, hanya air mata saja yang tampak deras membasahi pipinya.
Benda-benda tak bernyawa di sekitar ruang tamu mengingatkannya pada Alta, atau lebih tepatnya menertawakan kebodohan Green. Bertahun-tahun lamanya ia menjalin hubungan dengan Alta, berbagi cerita, bercanda, tertawa bahagia, semuanya telah mereka lewati. Bahkan ia dan Alta sudah sampai pada pembicaraan mengenai pernikahan impian, rumah idaman, pendidikan anak dan sederett perbincangan yang mengarah pada hal serius mengenai kelangsungan hubungan ke depan. Namun yang terjadi sekarang justru sebaliknya, hubungan mereka kandas. Green menangis sendirian, meratapi betapa sia-sia pe
ตอนยอดนิยม