Dosenku, Musuhku, Suamiku
Giorgio sudah berdiri di depan pintu dapur, mengenakan apron linen yang persis sama dengan yang dipakainya kemarin, hanya saja kali ini ia memegang sebuah paket tebal berisi pasta.
“Kelas selanjutnya kita mulai ya, Sayang!” sapa Giorgio dengan senyum lebar, mencium puncak kepala Vivi yang kini sudah tiga bulan mengandung buah cinta mereka. Perutnya memang belum membesar, tapi kehangatan baru sudah terasa memenuhi rumah itu. “Pelajaran memasakmu belum usai. Hari ini, kita akan menaklukkan Raja Pasta. Spaghetti!”
Bab Populer