Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Valkommen Felisya

Valkommen Felisya

Tapi bukan ekor. Selamat mengikuti kisah Felisya dalam perseteruan harta warisan Kakek Frans. Jangan lupa subscribe dan ratenya. Tack så mycket. Terima kasih banyak. Bab 1 Pindah ke apartemen "Är du säker på att du vill flytta in i en lägenhet? Apa kamu yakin mau pindah ke apartemen?", tanya Linda--tunangan Papaku-- sambil mengamatiku berkemas.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

“Apa kamu gila, ini SMP Vin! Untuk apa kita mengencani anak SMP yang sekolah saja masih di antar jemput orang tuanya!“ protes Dava. “Bravo, ini seperti pengalaman baru!“ ucap Arka sambil bertepuk tangan Gavin menggelengkan kepala melihat tingkah dua sahabatnya itu, “Ayo cepat kita sudah terlambat melihat penampilan penting!“ Ketiga Sahabat itu mulai berjalan meringsek di antara kerumunan siswa lain yang tengah menyaksikan pentas drama berkisah tentang Cinderella. Sang Putri di perankan oleh gadis cantik yang begitu mencolok dari pada lainnya. Ia berkulit putih, rambutnya panjang, dan memiliki mata coklat terang yang indah, sungguh visual sempurna sebagai seorang putri.
9.824.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 515 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

"Kok mau ngapain sih Kak? Tentu aja Risa mau memasangkan cincin ini di jari Kakak. Inikan cincin pertunangan kakak dengan Kak Jidan. Cincin yang seharusnya sudah dari tadi melingkar di jari kakak, bukan malah masuk ke dalam mulutnya Cika. Dasar Cika emang. Semuanya dimakan sama dia. Cincin juga mau dimakan. Untung ini cincin enggak ketelen. Kalau ketelen gimana? Terpaksa kita ke rumah sakit. Wiu ..wiu...wiu..." Cika memandang Risa dengan tatapan mata yang tajam. Jika ia harimau, sudah pasti habis Risa ia terkam. Ia cabik-cabik tanpa ampun. Sayangnya Cika hanya sebangsa Homo Sapiens yang sekarang sedang kesakitan memegangi pipinya. Sagita menyodorkan jari-jari tangannya yang lentik ke arah Ri
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
Cinta Cita

Cinta Cita

“Bu De ...” Cita menatap datar pada gadis yang berjalan keluar lift dan tampak terkejut melihatnya. Mereka memang tidak pernah bertemu, tetapi Cita tahu siapa gadis itu. Dan sepertinya, gadis itu juga mengetahui siapa Cita. “Rashi ... sudah kubilang aku nggak mau diganggu.” Dewi menahan jeritannya sambil masuk ke lift. “Cancel semua agenda dari pak Dewa dan jangan ikutin aku.”
9.941.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai cressida
Tampilkan Ulasan (29)
Baca
+Pustaka
Callah
kk othoorr..... baru keinget niyh duta sm dewi august lee aja kali yaa.... si dewinya dewa blm kedengeran ceritanya niyh hehhe... btw cerita kasih sendiri ada ga ya? smpe bab 17 mshbga diliatin siapa suami kasih... nebaknya awan siyh kandidat paling berpeluang hehhe bener ga kak?
herka ratri
nggak kerasa, bentar lagi ending, setelah bendarah darah akhirnya cita bisa bahagia di tengah tengah orang orang yang menyayanginya.. ditunggu cerita selanjutnya mbak beb kanietha.. siapa ya kira kira?berharapnya sih cerita nando, karena di selalu lewat di cerita lain dengan kejombloannya.. : D
Baca Semua Ulasan
Cincin Kedua

Cincin Kedua

Cucoklah. Kusiapkan lingerie merah menyala seperti semangatku yang membara di atas kasur. Persiapan setelah akad mungkin akan langsung siang pertama. Bukan malam pertama. Karena kalau malam, dia harus pulang. Hiks. "Halo?" Suara di seberang sana. "Sayang, sudah berangkat?" kuucap dengan suara manja mendesah. "Ini mau berangkat"
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 199 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

Mata Ara mengarah ke kertas yang berada di samping vas bunga mini. Ara mendekati kertas tersebut lalu mengambilnya. "Hidup kamu tidak lama lagi, Arabella Dhivanya" Hah? Apa ini?
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
Andromeda

Andromeda

Kesadaran juga sudah mulai berkurang, dapat kurasakan dari berkendurnya cengkramannya di tanganku. Aku menyeringai dan melepaskan cengkramanku dari lehernya. Dia terbatuk-batuk lalu menarik nafasnya kuat. Suasana berubah mencekam dan sunyi. Aku menyeringai pada mereka semua. Mereka menatapku takut, seperti malaikat pencabut nyawa. Malaikat yang datang untuk mencabut nyawa mereka tanpa ampun.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
SERPENTE CRUZADA

SERPENTE CRUZADA

bibirnya bergerak dengan pelan, menggumamkan nama seseorang. "Sora Sanders."
923 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai cressida
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status