Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sadena

Sadena

"Gue ada ide. Gimana kalau kelompok kita dikasih nama Dandelion?" "Artinya?" tanya Sadena. "Pemberani. Dandelion diambil dari nama bunga yang maknanya pemberani. Jadi, kelompok kita adalah kelompok yang semua anggotanya harus pemberani." "Tapi lo penakut tuh?" cibir Sadena. "Eh, hehe." Selin cuma cengengesan. "Gimana menurut kalian? Setuju nggak?" Ankaa, Vega, Sadava dan Marsha menjawab serempak. "SETUJU!!"
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 256 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

kata Didon dan berjalan menyusul langkah Alvin. “Elu yang aneh!” kata Yara yang tak terima di katai aneh oleh Didon. Sedangkan Disa hanya menunduk sedih. “Lu berdua kenapa gak mau gabung ke sana?” tanya Irvan dengan heran. “Males aja, lu sendiri kenapa?” tanya Yara balik. “Seperti kalian, gue juga males” balas I rvan dengan tatapan tak suka.
109.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
ARJUNA

ARJUNA

Gue rindu mereka. Lantas daun cendana yang melingkar di kepala Kevin. Memiliki makna kuat, harum dan apalagi ya? Hahhaa. Iya, ini untuk Elriko Cendana atau namanya sundanya adalah Ecan. Cowok yang gue kenal ketika kami sama-sama bersekongkol menyembunyikan karung berisi beras ketika perkemahan jaman SMA dulu. Ngakak banget, tapi humor gue dan Ecan betulan sama.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Dendam Mantan!

Dendam Mantan!

"Gue kan minta keamanan buat kosongin tempat buat Rainer biar dia bisa lebih dekat lihat gue." "Wah, kok gue enggak lihat ya?" "Katarak berarti mata lo," celetuk Rajendra tanpa seulas senyum di bibirnya. "Rainer segede itu masa enggak kelihatan?" "Serius, Jen. Gue enggak lihat," kata Rega. "Padahal, gue mau nyapa kalau lihat." "Sok akrab," celetuk Zion—sang drummer yang sejak tadi duduk sambil memainkan ponsel tanpa terlibat obrolan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Amanda

Amanda

“Udah siap? Berangkat, yuk!” Amanda dan Valerie mengangguk bersamaan. Ketiga gadis itu akan beribadah bersama ke gereja. Val memuji penampilan sahabat kakaknya, “Kak Fanny anggun sekali pakai baju ini. Kelihatan feminin.”
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 458 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
SALQUEEN

SALQUEEN

kata Sahira lalu menceklis ekskul dance yang ada di brosur itu tak lupa menuliskan nama. "Gue basket," saut Airin membuat yang lain menatapnya tak percaya. "Kenapa?" tanyanya bingung menghadap teman temannya. "Kenapa ikut basket sih?" tanya Sahira bingung dengan pemikiran Airin. "Oh, karna mau ikut Vian." "kalau sama Vian aja laju," sewot Arbel lalu sedikit memukul kepala Airin "Biarin, kan pacar, jomblo mah gatau." Airin menjulurkan lidahnya ke arah Arbel. Arbel menghembuskan nafas pasrah, dia memang tak bisa berkata kata lagi kalau gitu.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 396 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

cibir Beno. ******************************
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Dream On

Dream On

Nadra berjalan kembali ke kelasnya, mengambil sesuatu dari dalam tasnya dan mengambil TOA (alat pengeras suara) dari ruang guru. Dia kembali ke tengah lapangan, dengan pengeras suara dia memanggil Chandra. “Halo wibu nolep!!! Keluarlah dan lihat ini!!!” katanya sambil membentangkan sebuah poster berukuran setengah meter dan panjang lebih dari satu meter. Poster itu bergambar seorang perempuan berambut pink dari anime berjudul Gundam Seed bernama Lacus yang sedang populer di kalangan pencinta anime. “Lihat ini, ini adalah waifu mu,” kata si koboy sambil mengawasi setiap jendela dan sudut sekolah.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

Ia kelelahan setelah berlari begitu jauh. "Nih, minum dulu aja," ucap Patrick sambil turun dari motornya dan menyodorkan sebotol air minum kepada Sarah. Sarah kemudian meminum air minum pemberian Patrick. "Pulang bareng aku aja. Aku bawa helem dua nih," ajak Patrick sambil memberikan helm bogo warna coklat kepada Sarah. Tanpa pikir panjang. Sarah kemudian memakai helm bogo warna coklat pemberian Patrick.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status