Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Duka Cita

Duka Cita

“Mama juga minta maaf untuk semuanya. Mama—” “MAS!” Leoni membuka pintu, dan terengah menghampiri Arya sembari membawa sebuah kantong plastik, dengan logo mini market yang banyak menjamur di mana-mana. “Ambulans, di luar …” Leoni masih mengatur napasnya sebentar. “Ambulans?” tanya Arya tidak mengerti. “Kenapa ambul—”
9.838.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 803 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Behind The Heirs (Indonesia)

Behind The Heirs (Indonesia)

Jawab Dareen dengan senyuman tulus. "A-aku. Aku mau by. " Anna menghamburkan dirinya kedalam pelukan Dareen. Anna dan Dareen memang dua orang yang sangat berbeda. Jika Dareen adalah iblis kegelapan, penghuni dunia malam dengan perangai yang sangat dingin. Maka Anna adalah malaikat dengan segala kebaikannya dan juga merupakan sosok yang hangat. Namun kebersamaan mereka justru menjadi penyeimbang di antara keduanya. Dareen mulai berubah dan menjadi pribadi baru yang lebih baik.
1012.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Istri Penebus Dosa

Istri Penebus Dosa

sapa Syera setelah menggeser ikon hijau di layar ponselnya. [“Ini aku, Dareen. Aku lupa kalau kamu pasti tidak punya nomor ponselku. Setelah ini kamu harus menyimpannya, oke?”] tutur Dareen di seberang sana sembari terkekeh pelan. [“By the way, bagaimana kabarmu?”]
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 439 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Kepada Duda Tampan

Jatuh Cinta Kepada Duda Tampan

Sedangkan Andhira bergumam, dan tersenyum. “Siapa ya?” tanya seorang lelaki di pintu utama, menatap Arsenio dan Andhira dengan mata menyipit, lalu mengenakan kacamata agar penglihatannya tidak kabur, Kelvin Pradesta. “Astagaa Dareen.” Andhira yang mendengarnya mengerjapkan kedua matanya, menatap Arsenio yang tersenyum kepada Kelvin, “Mas Arsen dipanggilnya Dareen?” tanyanya dengan suara pelan, diangguki oleh Arsenio.
9.919.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 640 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
DINAR

DINAR

celoteh raccel sambil tertawa Dinar memandangi raccel dengan senyuman, memperhatikan wajah gadis itu dengan baik, sungguh sangat cantik bahkan dia hampir mirip dengan lunar hanya saja dia ada bekas luka diujung dahinya tapi itu tidak memudarkan kesempurnaan yang dimilikinya. Raccel menyadari dinar yang memandangnya dengan seksama mulai tertunduk malu dengan wajah yang memerah. "dinar, apa kamu pernah jatuh cinta?" tanya racel malu-malu
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Dendam Qarin Ibu

Dendam Qarin Ibu

Janji yang sanggup menyeberangi alam kematian, lalu menggumpal di sudut-sudut kegelapan. Sesosok entitas gelap berdiri di pojok ruangan, menatap Kamelia dan anak-anaknya yang telah terbakar habis. Sosok itu hanya tahu, kalau dia punya urusan yang belum dia selesaikan, yaitu menunaikan dendam kesumat, qarin seorang ibu. *** "Laa ilaha Illa Allah. Laa Ilaha Illa Allah!" suara tahlil mengiringi pemakaman Kamelia dan ketiga anaknya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
SPERANZA

SPERANZA

Speranza meneriaki nama ayahnya membuat semua orang tuanya menatap dirinya terkejut. "Berani sekali kau meneriaki nama ayahmu sendiri?!" teriak Caiden tak mampu menahan amarah. Speranza tersenyum miring mendengar perkataan itu. Dengan gerakan cepat Speranza mencekik leher Caiden hingga Caiden terjatuh ke sofa. Istri Caiden—Xaviera berusaha untuk memisahkan Speranza dari Caiden, namun dia kesulitan karena Speranza sangat kuat.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
D E K A P

D E K A P

Raramrh : @Nesaar @Putrrriw @Renoren alay deh, gitu aja terharuuu wuuuu. @Dikarw jamet. @Alvinno i love u moreee sayangg. @Vanono buka g****e sayang ekekekek. @Vinaaw betul kakak!!!!
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
ADHARA

ADHARA

timpal Farah "Yaudah deh, makasih yah kalau gitu" Sementara itu dikediaman Adhara, Dirga tengah memberi makan Eren ikan peliharaan ayahnya. Ia sibuk mengajak bicara Eren yang nampak hanya diam berputar-putar didalam aquarium. Wanda yang baru saja keluar dari dalam kamarnya duduk di depan TV, ia melirik kearah Dirga, ada rasa penasaran dihatinya. Ia ingin bertanya mengenai kekasih Dirga yang ia lihat sebelumnya dirumah sakit namun Wanda sedikit ragu.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai dareen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status