Dinikahi Berondong Kaya
“Iya, Pa. Nanti bakalan April coba. April pulang dulu, ya, Pa.”
April mencium punggung tangan Papa dan berpamitan pulang.
Di sepanjang jalan, indra pendengaran April dipenuhi suara-suara bising dari benaknya.
“Udahlah, Pril. Cewek seusia kita, mah, gausah banya milih. Ada yang mau aja udah Alhamdulillah banget,” kata Dina.
“Cewek seusia kamu itu udah bukan waktunya lagi buat main-main, Pril,” kata Papa.
인기 회차