Gairah Terpendam Suami Kontrak
“Jangan jual mahal, Vita. Aku tahu kamu cuma pura-pura, kamu cemburu sama Yura. Aku tahu itu, sekarang aku akan memuaskanmu, Sayangku!”
“Tidak!” Kavita memalingkan wajah dan bibir Deryl meleset ke lehernya yang jenjang. Dia meringis sakit ketika Deryl melumat kulitnya kasar saking besarnya rasa rindu berselimut napsu terhadap istri pertamanya.
“Deryl, lepas!” Kavita meronta. “Aku tidak mau kamu sentuh lagi! Yura!”
Deryl menegakkan dirinya. “Buat apa kamu panggil Yura, Sayang? Jangan bilang kalau kamu ingin kita bercinta bertiga—itu terlalu liar, Vita!”