Desa Pulo Majeti
Bu Laila bergidik dengan wajah ngeri.
Syifa memasang telinga baik-baik saat para ibu-ibu mulai membahas teror hantu pocong itu. Hantu itu katanya berkeliaran di desa dan menakuti siapa pun yang keluar di malam hari.
“Makanya Bu, apa kata suami saya, patuhi pantangan di desa ini. Nggak usah macem-macem,” kata Bu Kades dengan senyum tipis misterius. Di mata Syifa, dia terlihat sedang menakut-nakuti para warga. “Kalau saran saya sih Bu, kita nggak boleh ngeyel dan mau-maunya saja, nanti kalau sudah kena atau jadi korban 'kan baru menyasal,” tambahnya dengan suara dramatis.
Hot Chapters