Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Diam-Diam Menjadi Hunter Terkuat

Kendatipun demikian, seringaian yang terpetak jelas di bibirnya memberikan gambaran kalau mood Beatrice sangat baik—sama sekali tidak terlihat seperti orang yang baru saja ditolak. “Heh, dua orang bodoh itu terus memberikan keluhan kalau ada seorang idiot menolak tawaran mereka, tentu saja aku merasa penasaran dan ingin melihat idiot yang mereka maksud. Di akhir cerita kau sama sekali tidak mengecewakanku, aku sudah menduga kalau kau akan menolak tawaranku seperti yang kau lakukan pada dua guild sebelumnya,” terang Beatrice.
103.5K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 95 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Pesona Presdir Dingin

Pesona Presdir Dingin

Dia … kalah telak. ***
1030.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 928 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

Istri Gendutku Ternyata Pewaris Kaya Raya

Dania berdiri dengan senyum tipis, menatap langsung ke arah Hizam yang jelas-jelas terguncang oleh kekalahan. Hizam mendekat ke Dania, berbicara dengan nada rendah tapi marah, "Oke! Kamu mungkin menang kali ini, tapi ingatlah, Dania. Ini belum berakhir. Aku bakal pastikan kamu menyesal pernah melawanku." Dania menatap dingin ke mantan suaminya. "Kamu bisa mencoba, Hizam. Tapi ingat satu hal. Aku nggak pernah kalah ketika yang dipertaruhkan adalah masa depan."
104.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 87 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
200 Sajak Tentang Awan

200 Sajak Tentang Awan

Mungkin diam memang lebih baik untuk mereka. “Kenapa kakak selalu mengalah? Meskipun menjengkelkan, tapi kakak selalu mengalah, harusnya jika mampu mempertahankan hal yang menurut kakak benar, lakukan saja. Jangan hanya karena lawan kakak seorang perempuan lantas mengalah,” Begitu tiba-tiba Bianka mengurai kalimat panjang, kepalanya tertunduk dengan jemari memainkan rerumputan. Mungkin dia merasa bersalah.
2.3K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 48 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

laki-laki di depannya tidak bisa menjaga kepercayaan Diani. Latar belakang Diani yang tumbuh dari isu perselingkuhan membuatnya sangat sensitif dengan adanya keterlibatan orang ketiga. “Iya, Bu. Saya sangat cocok di sana.” “Kenapa?” “Ah– Itu–” “Jangan bermain-main, Dimas. Kalau cocok lakukan dengan sungguh-sungguh. Pepatah lama bilang kalau tidak mau terbakar jangan bermain api. Tapi kamu tahu? Walaupun hanya coba bermain api dan berhasil dipadamkan, pasti ada ujung yang hangus. Ujung yang sudah jadi abu itu, tidak akan pernah jadi bentuk semulanya karena dia sudah jadi serbuk abu. Kaca bisa dilem lagi, kertas masih bisa rekatkan, tapi abu akan selamanya jadi abu. Mengerti?”
6.6K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 251 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Jasper dan Misteri Sang Raja Kerajaan Almekia

Jasper dan Misteri Sang Raja Kerajaan Almekia

Dia pasti akan senang untuk bertarung habis-habis melawan musuh sekuat Jade. Namun kini Diamond tahu dan sadar betul akan kelemahan, dan keadaan tubuhnya saat ini. Mungkin dalam hidupnya baru kali ini sang kolonel merasakan ketidak berdayaan akan kemampuannya. Sesuatu yang sanggup mengikis segala ego dan rasa percaya dirinya yang sangat tinggi. "Berjanjilah padaku! Lalu kalau kau bisa memenangkan turnamen tahun ini, kamu akan menjadi suamiku!" Ruby semakin agresif bermanja-manja kepada Diamond.
1012.0K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 240 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Pejuang Terhebat No. 1

Pejuang Terhebat No. 1

“Jangan marah. Si berandalan ini bukan orang biasa. Kita hanya kalah beruntung.” Kata-kata Damien sepertinya tidak terlalu berarti, tetapi setelah dipikir-pikir, sepertinya ada makna yang lebih dalam di baliknya. Fane menjadi semakin penasaran akan hal ini. Apa rencana rahasia mereka? Apakah itu melibatkan hal lain? Andrew menggelengkan kepalanya dengan ekspresi gila. “Dia … dia menang! Kenapa? Kenapa dia bisa melakukannya tapi kita tidak?!”
9.16.9M visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 187.6K Vezes como diam bukan berarti kalah
Show Reviews (2320)
Ler
+Biblioteca
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Raka Abqary
karakter seperti ini yg pling bgus crtanya..tegas,berani,kuat & bsa mnyelesaikn mslahnya tnpa keraguan,,gk sprti "darill darby",buset dah lu,,klah mulu,,msuhnya lbih kuat drinya,brtingkh konyol,gk fokus ke mslahnya,yg diingatnnya hnya mmperbanyak wnita..bkn musnahkn msuh..ap lgi "philip clarke".....
Read All Reviews
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

"Ya…Ya kan saya cuma mau memastikan hak saya sebagai.. Milik Pak Damian." ​Damian terdiam, sudut bibirnya sedikit terangkat sebuah pemandangan yang hampir mustahil. "Tidak perlu cemburu pada hal yang tidak ada." ​"Hal yang tidak ada? Berarti sahabatnya cowok?" mata Bianca membulat. ​Damian kembali menatap ke depan, wajahnya kembali datar. "Atau memang tidak ada sahabat seperti yang ada dalam pikiranmu."
1039.6K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 1.2K Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
Terpikat Hasrat CEO Dingin

Terpikat Hasrat CEO Dingin

“Lucian dan aku sama-sama menginginkan proyek itu. Tapi, seperti yang sudah kau ketahui, aku kalah.” Aku menahan napas. “Apa dia menjatuhkanmu dengan cara kotor?” Damien tertawa kecil. “Tidak.” Dia mengangkat bahu. “Justru itu yang membuatku semakin membencinya. Dia menang dengan cara yang adil, tapi tetap saja membuatku kehilangan segalanya.” Aku mencoba mencerna kata-katanya. “Kalau begitu, kenapa kau menyiratkan seolah ada sesuatu yang lebih besar di balik semua ini?”
1.8K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 49 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
The Billionaire Chasing Cinderella (Bahasa Indonesia)

The Billionaire Chasing Cinderella (Bahasa Indonesia)

Diam-diam, Aio berbisik pada Benroy, “Aku menang. Katakan selamat tinggal pada bulu kaki Kakak.” Benroy masih mempertahankan ekspresinya, walau merasa sangat jengkel karena perkiraannya meleset. Benroy lalu balas berbisik, “Taruhan kita belum selesai. Masih ada kemungkinan bahwa gadis itu menyukai Kak Aio. Sebelum benar-benar berakhir, taruhan kita masih tetap berlanjut.”
9.915.2K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 363 Vezes como diam bukan berarti kalah
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
1
...
5678910
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status