Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Kedua Sang Legenda

Kesempatan Kedua Sang Legenda

Hari ini, tampaknya dia punya keterampilan dan penilaian yang baik, tapi satu kesalahan dalam perang masih bisa merenggut nyawanya. Zwalter tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya. Kael, bagaimanapun, melihat segala sesuatunya sangat berbeda. "Dengan pola pikir setengah hati, kemenangan itu mustahil." Duke Delfine adalah musuh yang mungkin baru bisa mereka kalahkan jika mereka bertarung dengan mempertaruhkan segalanya. Kalah jumlah seperti mereka, mereka harus mendorong melampaui batas untuk punya peluang menang.
102.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

Dia tertawa ketika kubilang taruhan ini kerjanya satu arah—yang kalah pasti hanya aku, dan mutlak, tidak akan pernah bisa dua arah. “Mengalah sedikit, bisa tidak?” gerutuku. Dia hanya memangku kepalanya, tertawa penuh makna. “Aku tidak pernah mau mengalah sedikit pun untukmu—apa pun itu.”
1018.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 736 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Bodyguard Gagah Dari Kampung

Bodyguard Gagah Dari Kampung

Dia masih bisa merasakan nyeri saat dipukuli oleh Delano. "Kau bisa kalah juga?" Suara seroang wanita terdengar sinis. Dario tahu pemilik suara ini tanpa perlu melihatnya. "Yah, mau bagaimana lagi. Kalah ya kalah." Kata-kata Dario terkesan acuh tak acuh. "Payah, baru satu kali kalah saja sudah seperti dunia mau runtuh. Kemana orang kampung optimis yang aku temui malam itu?"
8.7101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Karma Sang Penggoda

Karma Sang Penggoda

Diamnya Diana akan sangat menyakitkan untuk pasangan yang baru saja mengecap setatus baru. Trimakasih sudah menjadi pembaca setia. Salam hangat 🤗🤗
9.832.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 671 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Topeng Sempurna Istri Pamong

Topeng Sempurna Istri Pamong

Kata-katanya tidak memiliki dampak apa pun bagiku sekarang. "Saya menggunakan semua cara yang saya miliki untuk menang, Pak Darma. Di dunia nyata, tidak ada hadiah untuk orang yang jujur. Yang ada hanya pihak yang menang dan pihak yang kalah. Hari ini, Anda adalah pihak yang kalah," jawabku dengan pengucapan yang sangat jelas.
515 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
DIPTA

DIPTA

“Akhirnya.” Raka tersenyum puas. “Permainan dimulai.” Dipta melepaskan tantangannya. "Ini bukan permainan", katanya datar. “Lalu?” tanya David. “Ini soal membaca pola.”, lanjutnya. Mereka saling pandang. Dipta melangkah turun satu anak tangga, kini berdiri sejajar dengan mereka. “Orang yang terbiasa juara tidak suka merasa kalah”, lanjutnya. “Kalau dia lemah di biologi, jangan dekati dari sisi emosional dulu.”
10953 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan

Dari Awal, Aku Ditakdirkan Untuk Tidak Terkalahkan

Ledakan Cahaya putih yang terang, memancar dengan jelas dari batu bulan cerah. Warna putih yang cerah, terlihat sangat indah itu terus memancarkan sinar yang menyilaukan. Wahhh!!! Gempar! Di seluruh arena seni bela diri, dari semua orang, semua murid keluarga Yun, mereka semua jatuh berlutut di tanah.
644 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Meralat pernyataan Alisa yang menurutnya kurang benar. Alisa mengulum senyum, “Ah iya, dalam ajang kompetisi basket waktu itu, SMA kita Juara pertama, dan itu berkat kamu. Dan apa katamu tadi? Kamu Hanya menggodaku? Kalau begitu, Caramu menggodaku sungguh luar biasa keterlaluan, Dika!” “Itu artinya aku terlalu menyukaimu, Ally!” Jujur Andika. “Menyukai belum tentu mencintai, Dika!” Debat Alisa.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Terjerat Obsesi Kakak Ipar

Kegagalan dari tugas yang Damian berikan adalah hukuman keji bagi Contessa. "Baiklah, tuan-tuan," ujarnya, suaranya serak namun dipaksakan untuk terdengar menggoda. "Apa yang bisa saya lakukan untuk kalian malam ini?" Damian, tanpa melihatnya, mengangkat gelas anggurnya sedikit, seolah bersulang untuk kesepakatan bisnis yang lain yang telah berhasil dia raih. Di dunianya, cinta, kesetiaan, dan harga diri hanyalah mata uang yang lain untuk dibelanjakan, dan dia adalah sang master yang dengan kejam menentukan nilainya.
1028.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 896 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Dan kini dia pun kembali menghadapi putrinya yang ternyata memiliki sifat yang sama secara genetika ibunya. "Nak, sejatinya tidak selamanya diam itu indah, dan tidak selamanya diam itu emas. Coba kamu bayangkan jika semua masalah diselesaikan dengan diam. Bukannya menyelesaikan masalah justru akan menimbulkan masalah baru bukan? Karena apa? Karena kesalahan persepsi tentu saja. Masing-masing pihak akan terus saja saling menebak-nebak alih-alih bertanya. Tentu saja hasilnya akan menjadi rancu bukan? Karenanya diam itu tidak selalu emas, Nak. Diam bahkan bisa berubah menjadi dosa, karena tidak berbuat apa-apa ketika kita tahu akan kebenaran suatu masalah, misalnya -"
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 716 kali sebagai diam bukan berarti kalah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status