TERJERAT CINTA SANG DUDA
Sepasang netra Jehan yang bersinar, senyum Kay, juga interaksi mereka, perlahan menyusup hangat ke hati Prabu, melupakan dingin yang terasa menusuk kulit.
Usai berenang, kehangatan dan keakraban berlanjut hingga siang hari. Kay dan Jehan tampak seru di dapur memasak bersama. Mereka membuat pisang cokelat, Mang Jaja sudah belanja lagi tadi. Tawa Jehan yang tenggelam akhir-akhir ini mulai muncul kembali. Raut wajahnya yang sendu, kini diliputi rasa ingin tahu ketika Kay menjelaskan banyak hal. Jehan sibuk membantu mengupas pisang, memarut cokelat, juga diminta Kay mencicipi rasa adonan. Tepung putih sebagian menempel pada kening Kay dan Jehan, dapur berantakkan oleh ulah Jehan, persis seperti
Bab Populer