Suamiku Jadul
Ya, Allah, kembalikan suamiku yang dulu.
Hari itu aku datang berkunjung ke pabrik, ingin kulihat bagaimana Bang Parlin bekerja. Aku terkejut melihat antrian truk sawit di sepanjang jalan menuju pabrik. Ada puluhan truk yang berjejer di pinggir jalan. Ketika kutanya salah satu supir, mereka ngaku dari kabupaten sebelah, bawa sawit ke sini karena harga lebih mahal di sini. Padahal pabrik ini hanya untuk menampung sawit warga desa sekitarnya.
“Jauh kali kalian ngantar sawit ke mari?” tanyaku lagi sama salah satu supir yang lain.