Jerat Cinta Sang Langit
Tak masalah juga untuk Langit.
Ia ingin menghubungi beberapa orang kepercayaannya, tapi diurungkan. Tiba-tiba terlintas sebuah tempat.
Kenapa tak terpikirkan olehnya? Langit kesal sendiri.
Segara bersiap di atas KLX, keluar dari halaman belakang ruko dan gas terus ke kanan, menuju ujung kampung. Jalanan naik turun, penuh belokan bukan masalah. Sepanjang jalan, yang dilalui hanyalah perkebunan bunga krisan, sawah dan kebun alpukat. Jalanan menanjak, aroma pinus khas pegunungan tercium kentara. Makin naik, aromanya makin jelas terasa. Sepi, Langit menggas pol KLX hingga jalanan mendatar kembali. Ada area tempat parkir alami di sana, diberhentikannya KLX dan melepas helm.
Hot Chapters