DUKUN 99
Berniat mengisinya dengan sejumlah uang.
Di hadapanku, kotak kayu yang ditutupi selembar kain hitam, menunggu untuk dibuka.
Aku gugup, sebab ini adalah kotak uang gaib. Bukan uang halal.
Uang di dalam kotak ini berasal dari semua pasien pesugihan yang pernah kutangani.
Setiap bulannya, sepersepuluh dari rejeki mereka kutarik secara gaib, tanpa mereka sadari. Uang-uang itu berpindah dan masuk ke kotak ini.