Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Masakan Mertua

Masakan Mertua

Diana tidak pernah diijinkan memasak oleh mertuanya dengan dalih boros. Gaji suaminya juga sebagian besar masuk ke dompet mertuanya. Namun, Diana dan anaknya tidak mendapatkan perlakuan baik dari mertua dan iparnya. Ketika siang ia dan anaknya hanya diberi sayur sisa atau sayur sop saja tanpa daging. Namun ketika malam, saat suami Diana datang semua makanan enak tersaji diatas meja.Diana dan anaknya tetap tak boleh makan daging dengan dalih siang tadi sudah makan enak, pdahal ia dan anaknya tidak tau menahu soal daging itu. Pada akhirnya Diana murka, ia menunjukkan dirinya yang asli untuk memberi pelajaran pada suami dan keluarganya.selama lima tahun ia sudah mengalah dan sekarang ia tak mau mengalah lagi.
Rumah Tangga
106.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Ayah Untuk Anakku

Ayah Untuk Anakku

Amelia tidur dengan seorang pria mabuk yang tidak dikenalinya, wanita ini adalah anak pejabat di kotanya, tetapi tentu saja hubungan ranjangnya tidak boleh tercium. Maka, dirinya pergi ke luar negeri dan melahirkan seorang putra. Di usia anaknya yang kesatu, Amelia bersama Kenzo kembali. Namun, wanita ini hanya mengatakan jika Kenzo adalah anak yang dipungutnya dari jalanan. Keluarga terpandang seorang pejabat tidak menerima kehadiran Kenzo, apalagi mendengar asal-usulnya yang tidak jelas. Maka, Amelia harus mencari ayah dari anaknya dengan berbekal kartu identitas yang dulu diambil dari dompet si pria. Namun, ternyata pria itu putra dari seorang pengusaha paling kaya di negaranya.“Apa dia akan menerima Kenzo? Kalaupun iya, bagaimana dengan keluarganya?
Romansa
1045.5K viewsCompleted
Show Reviews (2)
Read
Add to library
Indah Hayati
moga erland bakal sadar dari koma nya dan bisa bersatu dengan kenzo dan amelia apalagi papa erland pengen pisahkan amelia ama kenzo anak nya sendiri gimana ya reaksi william kalo tau nitara penyebab erland kecelakaan
Desti Angraeni
Hi, kakak" semua ada pengumuman sedih ... hiks. Season 2 nggak akan tayang di GoodNovel karena udah 2x ditolak. Jadi aku up di pf sebelah, cuma di sana aku up season 1 dulu sampe habis. Jadi, season 2nya agak lama karena harus nunggu tamat season 1. Nanti kakak" mampir aja ke HiNovel. ^^
Read All Reviews
Suami Idaman

Suami Idaman

Di dunia yang serba cepat, pria sempurna sering kali hanya menjadi tokoh fiksi. Namun, Elvano berbeda. Ia nyata—terlalu nyata hingga membuat hidup para wanita seperti terjebak dalam novel romansa yang tak ada habisnya. Wajah rupawan, otak cemerlang, dompet tebal, dan hati selembut kapas. Elvano bukan hanya pria idaman, ia definisi dari kata “sempurna”. Sejak lulus kuliah, hidupnya seperti disorot lampu sorot yang tak pernah redup. Karier cemerlang, bisnis lancar, dan tentu saja... jadi rebutan para wanita dari segala penjuru. Namun hidup, seperti biasa, suka bercanda. Elvano tak menikahi wanita pujaan banyak orang. Ia justru menikahi Aya—perempuan penuh amarah, meledak-ledak, dan sama sekali tidak tertarik padanya. Aya tidak peduli apakah Elvano pria impian sejuta umat. Baginya, Elvano hanyalah suami yang terlalu banyak senyum, terlalu baik, dan terlalu sempurna... hingga menyebalkan.
Romansa
10680 viewsOngoing
Read
Add to library
You Make Me High

You Make Me High

Liliay
Terbiasa hidup sendirian selama bertahun-tahun membuat Bianca merasa aneh ketika seorang pria yang lebih muda mendekatinya. Menolak sudah ia lakukan tapi tampaknya si kaya itu tidak berniat mundur begitu saja. Bahkan demi melunakkan hati Bianca yang sekeras batu itu, Ravindra rela memberikan sesuatu yang tidak mungkin ditolak oleh seseorang seperti Bianca. *** "Kalau begitu ayo mulai saling mengenal," kata Ravindra dengan lembut. Berusaha mengambil hati Bianca tidak dengan kekerasan. Bianca berdecih. Tidak sudi. Dia tidak akan menjalani hubungan yang tidak akan menguntungkan dirinya sama sekali. "Gue gak tertarik," jawab Bianca cuek. Lalu wanita itu memilih berbalik, ingin segera pergi dari kamar itu. Tidak tahan kalau harus melihat Ravindra lama-lama. "I'll pay." Langkah Bianca berhenti. Ravindra berjalan mendekat. Berdiri di depan Bianca yang enggan menatapnya. Ravindra tidak keberatan. Ia malah mengeluarkan dompet, mengeluarkan sebuah kartu hitam, dan menaruhnya di telapak tangan Bianca. Wanita itu jelas tahu benda apa itu. Black Card. "Be mine and i'll pay everything you want."
Romansa
104.2K viewsOngoing
Read
Add to library
Sejak Kehadiran Pelakor...

Sejak Kehadiran Pelakor...

Ayah membawaku ke sebuah pesta yang diadakan oleh seorang bibi. Saat makan kue, aku tanpa sengaja memakan ceri yang ada di lapisan tengahnya, lalu segera memuntahkannya. Karena dulu pernah mengalami alergi parah sampai seluruh tubuhku merah dan hampir meninggal, aku masih mengingat rasa itu dengan sangat jelas meskipun usiaku waktu itu masih kecil. Namun, bibi itu terlihat sangat kecewa dan berkata, "Seperti tradisi saat Imlek, kalau menemukan koin di dalam pangsit itu berarti membawa keberuntungan. Aku sengaja menyembunyikan ceri di dalam kue ini. Tapi ternyata Keenan nggak menghargainya." Ayah tidak mau mendengar penjelasanku dan langsung mengusirku keluar untuk berdiri di halaman sebagai hukuman. Aku selalu mendengar Ibu berkata bahwa akhir-akhir ini suhu sangat panas dan aku harus tetap berada di dalam rumah. Ternyata, cuaca memang panas sekali! Tubuhku mulai terasa sangat gatal dan aku merasa sulit bernapas. Aku ingin mencari Ayah, tetapi tidak peduli seberapa keras aku mengetuk pintu, Ayah tetap tidak mau membukakannya. Melalui jendela kaca yang besar, aku bisa melihat Ayah hanya melirik ke arahku dengan tatapan dingin dari dalam rumah. Dia benar-benar tidak mau membukakan pintu untukku.
Short Story · Romansa
6.4K viewsCompleted
Read
Add to library
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Langkah Hera terdengar pelan di lorong hotel. Sepatu hak pemberian tamu ke-2 ini terlalu sempit, itu sudah 5 tahun lalu, tapi ia belum mampu mengganti sepatu prada yang seperti itu . Bagi orang lain, gaun merahnya mungkin tampak mewah. Bagi Hera, itu cuma seragam. Topeng. Tangannya menggenggam erat tas kecil Hermes pemberian tamu ke-3. Di dalamnya hanya ada dompet tipis, lipstik murahan, dan kartu mahasiswa yang hampir jatuh tempo. Mahasiswa. Ya, itulah Hera di siang hari. Mahasiswi Sastra tahun akhir. Tapi di malam hari… ia menjual dirinya. Ia tidak pernah menyangka akan sejauh ini. Semua karena satu hal, uang. Adiknya butuh operasi, dan orangtuanya bahkan tak mampu bayar listrik. Hera belajar terlalu dini bahwa cerita di buku-buku tak pernah menyelamatkan orang miskin. Dan malam ini, ia harus menghadapi klien yang berbeda. Klien yang bahkan manajer tempat “kerjanya” tadi berulang-ulang, mengingatkannya, “Jangan macam-macam. Dia bukan orang biasa.” "hmm memangnya tamu seperti apa dia?" Hera menghitung jemarinya "oh, pria ini adalah tamu yang ke-9" Hera menghitung mereka untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidaklah semurahan itu. Managernya selalu bilang " Jangan banyak pilah pilih, untung cantik kalau tidak mah bisa gawat!" Pintu kamar 1705 terbuka otomatis. Sosok pria duduk di kursi dekat jendela, punggungnya menghadap Hera. Gelas anggur di tangannya berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Pria itu bahkan tidak menoleh ketika Hera masuk. “Duduklah.” Suaranya berat, dalam, tapi tenang. Hera menelan ludah. Biasanya klien akan langsung tersenyum, meraba atau yang paling ekstrim langsung menerkamnya tanpa busana. Tapi pria ini? Ia hanya memandang keluar jendela, seolah keberadaan Hera bukanlah hal penting.
Thriller
338 viewsOngoing
Read
Add to library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status