Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Permaisuri yang Terbuang

Dendam Permaisuri yang Terbuang

Nyi Gendeng Sukmo tiba-tiba terlihat melayang di udara. Rengganis menghela napas, "Tidak bisakah kau memberikan aba-aba sebelum muncul mendadak!" protes Rengganis. Hahahaha, Nyi Gendeng Sukmo hanya tertawa. *** Tepat tengah malam Rengganis terbangun dari tidur. Suara musik gamelan mengusik pendengaran, ciri khas dari Nyi Gendeng Sukmo jika hendak menjalani sebuah ritual. Pasti akan ada alunan gending jawi yang menggema. Wanita itu menghela napas panjang lalu bangkit dari kasur empuk yang baru saja dia tiduri. Rengganis mengernyit, menahan punggung dan tubuhnya masih terasa nyeri. Dia mengingat hal kemarin, akibat pertempuran panas bersama Khandra ditambah tubuhnya itu, entah Rengganis tidak
1025.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 600 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

kata Bara. "Benar. Soal Herakles, aku yakin Sukma bisa mengatasi meski nantinya tetap harus mengguanakan Tubuh Brahmastra. Lalu anggota kedua mereka yang perlu kalian perhatikan adalah Musai." kata Ganesha. Yao Ling dan Raksa Geni sama-sama terbangun dari tidur mereka setelah mendengar nama Musai. Meski mereka tidur, alam bawah sadar mereka masih mendengar apa yang ada di sekitarnya dengan kesadaran Dewa yang mereka miliki saat ini. "Ada apa dengan Musai paman Ganesha?" tanya Yao Ling yang baru saja ikut bergabung dan duduk di sebelah Gandi. Raksa Geni pun duduk disamping Bara Sena.
8.962.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Wira tidur di bangku yang terbuat dari kayu bambu, sedangkan Sofia tidur di sofa tanpa bantal mau pun selimut. *** Pukul enam lewat lima belas menit Thalisa sudah selesai membersihkan rumah, termasuk membangunkan kedua kerbau yang masih tertidur pulas. Tercipta satu ide jahil dipikirannya, segera Thalisa mengambil ponselnya di kamar, dan menyetel musik dengan volume yang lumayan keras untuk membangunkan mereka. Enak saja mau bangun siang, memangnya ini rumah siapa?
9.88.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 328 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Janda Kembang

Janda Kembang

Penolakan Saras membuat tangan Broto semakin kuat memegang tubuh Saras. "Tuan! Lepaskan! Kamu gila!" Saras meronta sekuat tenaga. "Wong ayu nurut saja sama aku, kamu akan baik-baik saja." "Lepaskan! Aku tidak mau!" "Ayo Nduk! Aku sudah tidak tahan lagi, hmmm, ayok! Kamu harus nurut sama aku, hahaha!" tawa Broto membuat Saras semakin ketakutan.
106.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 251 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Peninggalan Sang Bima

Peninggalan Sang Bima

ingga air hujan dari langit itu turun ke sungai dan bermuara ke laut. Di muara itulah, kisah Nabi Musa yang Anda sebutkan, Nabi paling pintar di kalangan umat Yahudi ini bertemu dengan Al Khidir. Muara yang disebutkan ini merupakan sebuah konfluensi atau pertemuan dua aliran sungai yang akhirnya tumpah ke laut. Pertemuan ini berupa sebuah arch atau lengkungan dari air yang saling bertubrukan di mana tidak ada satupun dari kedua sisi itu yang bisa melampaui satu sama lainnya. Artinya, dua-duanya baik Nabi Musa maupun Al-Khidir ini sama-sama kuat. Akan tetapi, Al-Khidir mengetahui apa yang tidak diketahui oleh Nabi Musa. Allah memerintahkan Nabi Musa belajar dari Al-Khidir sebab Al-Khidir adal
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 90 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

dan pada momen itu, mulailah Kakek menceritakan sebuah dongeng: "​Dahulu kala, di sebuah negeri yang terletak tepat di bawah garis perjumpaan antara samudera dan langit, hiduplah seorang gadis kecil bernama..." Kakek berhenti sejenak, merasa bingung memikirkan nama karakter utama. Dia kemudian menatap ke arah Lola dan mendapatkan ide. "... gadis kecil itu bernama Lola.
561 viewsOngoingIdinagdag sa Library 14 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Menjadi Istri Kesayangan Kapten Adnan

Musang tidak umum di kota ini, jadi wajar saja jika Yolan tidak mengenalinya. Sebelum Kakek Abian sempat berkata apa-apa, Abian, yang sedang menggendong Yaya, menjelaskan, "Itu musang, hewan itu pembawa sial. Bagaimana kakek bisa mengendongnya? Kakek cepat buang musang itu." "Tidak apa-apa, musang ini berperilaku baik." Kakek Abian berkata sambil tersenyum. Meskipun Yolan belum pernah melihat musang, dia sudah mendengar banyak legenda tentangnya.
106.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 247 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Bukan Cinderella Dadakan Tuan Pewaris

Bukan Cinderella Dadakan Tuan Pewaris

Hanya Musa yang berani sok ingin tahu tentang anak tuannya itu. “Beli tahu gejrot ini. Mana panas lagi!” gerutu Devran yang lolos dari mulutnya. Sungguh seumur-umur dia tidak pernah tahu makanan seperti ini. Lidah Nayra kampungan sekali sih. Tapi bagaimana lagi? Anaknya ada di dalam rahim gadis berlidah kampungan itu. “Bhahah!” tawa Musa renyah sekali di seberang sana. Seolah penderitaan sang tuan muda begitu menghibur dirinya.
109.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 353 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Crystalville : Hukuman, Doff dan Pintu Gerbang Crystalville

Naga melihat-lihat guci yang berderet di sebelahnya, “Apa mungkin kita berada di tempat semacam setting the sleeping beauty, dongeng klasik itu?” Ome tertawa, “Maksudmu kita ada di dunia dongeng milik anak-anak ingusan itu?” “Mungkin saja.” ucap Fafa dengan nada datar dan tanpa melihat wajah teman-temannya. “Ada kemungkinan di sini ada tujuh makhluk seperti Doff, seperti di dongeng putri salju. Aku sempat melihat salah satunya mengintip dari balik pintu itu.” Fafa menambahkan seraya menunjuk pintu tempat Doff menghilang untuk memanggil teman-temannya.
725 viewsKumpletoIdinagdag sa Library 18 Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
Pernikahan Kedua

Pernikahan Kedua

balas Haruka pelan. “Tidak usah mematikan cahaya kebahagiaan orang lain untuk menyalakan bahagiamu,” tukas Gadis. Lalu dia pun beranjak dari duduknya, “Nabi Ibrahim tidak pernah tahu jika api yang membakarnya akan terasa dingin, Nabi Musa tidak pernah tahu bahwa lautan di depannya akan terbelah. Demikannya pun dengan kita sebagai manusia yang mungkin semua masalah hidup ini terasa berat dan kita sudah berada di puncak putus asa, tapi juga kamu harus yakin bahwa Allah pasti akan menolongmu tanpa harus tahu seperti apa cara Allah menolong kita.” “Assalamualaikum, Haruka... “
1073.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.8K Beses bilang dongeng nabi musa
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status