KEMBALINYA SANG RATU
Bagian 5: Kompromi dan Kembang Api
Malam terakhir, Nyonya Choi memberi Sinta tas Hermès biru elektrik: “Ini hadiah untuk calon menantu. Tapi tolong… jangan pakai kain itu di pernikahan Seoul.” Sinta membalas dengan memberi gelang rotan anyaman ibu Jun Ho: “Ini dari ibu saya. Katanya, rotan lentur tapi tak mudah patah. Seperti keluarga.” Mereka bertukar senyum hangat, menunjukkan bahwa meskipun berasal dari budaya dan latar belakang yang berbeda, mereka dapat menemukan kesamaan dan saling menghargai satu sama lain. Kembang api mewarnai langit malam, menambahkan keindahan pada momen berharga ini. Semua orang di sekitar mereka merasakan kehangatan dan kebahagiaan yang mengalir, menguatkan keyak