Pengorbanan Hati sang Ibu Angkat
Membuat wanita itu tersenyum senang, karena tidak akan sendirian di rumah.
Kembang mengembuskan napas berat. Raut wajahnya merengut dan lesu, karena itu tandanya dia akan bertemu lebih lama bersama Pandu.
Setuju tidak setuju, Kembang tidak ada keberanian.
'Aku mana berani mengatakan tidak setuju pada Ibu, setelah satu hari ini cukup banyak hal yang aku ketahui, bagiku sekarang bersamanya adalah anugerah,' batin Kembang, Srini sudah berhasil melekat di hatinya. Menatap lesu Pandu yang memanyunkan bibir, lalu mencebik singkat padanya. Ciuman jarak jauh.
Hot Chapters