Our Secret Wedding
Keadaan Javin yang kacau tadi sudah pasti dilakukan oleh wanita yang mulai menggeliat di depannya itu.
Ia menatap maju, menatap meja dan melihat gelas wine yang sudah hampir kosong. Lalu notes book di sebelahnya. Sekilas ia melihat kata-kata seperti "Skenario", "musik pengantar", dan ,"pelukan sebelum pukul 22.00."
"Rengganis", gumam Dru rendah. "Kau pikir bisa menjebak kakakku dengan cara ini? Oh come on... bahkan Tuhan saja tidak merestui cara licik mu ini Sekretaris Rengganis!"