Jodoh untuk Aira
Edan!
Pagi-pagi sekali Dewa sudah rapi, ia terus melihat ponselnya dan tampak gelisah. Aku yang baru bangun tidur hanya diam memerhatikannya. Sepagi ini matanya masih segar, padahal aku tahu semalaman ia terjaga. Ia menonton film kesukaanya, Kera Sakti, entah apa yang ia sukai dari film itu selain sountrack-nya yang enak didengar, menurutku. Sedangkan aku tertidur pulas setelah kenyang makan nasi goreng buatannya.
Ponsel Dewa berbunyi, itu pasti dari Tiara. Benar saja, Dewa mengangkat telepon dan menyebut nama wanita itu.
Hot Chapters