Senja Terakhir di Wu Chan
tanya si bocah dengan wajah memelas.
“Besok kau sekolah, nanti kalau libur, Papa akan ajak kau dan adik jalan-jalan ke Wu Chan,” bujuk papanya
“Janji, ya, Pa?” seru bocah lelaki itu bahagia.
Lelaki tambun dengan perut buncit itu tertawa melihat anak lelakinya bahagia. Walau sebenarnya desa mereka tidak begitu jauh dari pusat kota Wu Chan, tetapi dia memang jarang sekali mengajak anak-anaknya ke sana. Sebagai pemasok kelelawar dan hewan lainnya untuk beberapa restoran di sekitar pasar Huanan, tentu waktunya sangat berharga. Apalagi mendekati musim liburan. Pasti akan banyak turis yang datang. Terutama dari Hongkong dan Taiwan.
Bab Populer