Kemilau Senja
gumamku dalam hati.
"Sudah ah, kok jadi ngomongin manja-manja an sih, aku di sini dengernya jadi baper tauk," sahut Annisa sembari berpose manyun, yang membuatku dan Mbak Ratna tertawa kecil.
"Kamu segera nyusul Nis, jangan pilih-pilih!" ujar Mbak Ratna menasihati Annisa.
"Iya, do'akan aja, Mbak. Siapa juga yang pilih-pilih, mungkin belum ketemu yang cocok aja, Mbak. Jodohku mungkin masih sembunyi," ujar Annisa sembari tersenyum malu.
Hot Chapters