Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

Bangkitnya Warisan Dewa Iblis Terkuat

"Dulu aku bisa mencapai Lapis Ketiga dalam semalam." ‎ ‎Senyumnya memudar. Ia menggelengkan kepalanya sendiri. ‎ ‎"Tidak-tidak. Tidak ada gunanya membandingkan dulu dan sekarang. Kondisinya jauh berbeda. Fondasi tubuhku juga berbeda saat itu. Dulu aku hanya memiliki satu Dantian, dan sekarang aku memiliki dua Dantian yang saling bertolak belakang—tentu saja akan lebih lambat."
8.76.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
Mbah Dukun Dambaan Wanita

Mbah Dukun Dambaan Wanita

Di layar ponsel Damar menonton sebuah konten seseorang yang sedang mukbang makanan pedas, konten memasak yang pernah ditonton Sekar sebelumnya, konten jalan-jalan ke pusat perbelanjaan yang dipenuhi barang kebutuhan. Melihat itu Damar menyadari kalau dunia ini sudah sangat banyak berubah, ia juga berpikir bagaimana caranya agar bisa berbaur dengan lingkungan modern yang sangat maju ini. Tiba-tiba ia merasa kekuatannya sebagai dukun sakti yang dulu sangat dihargai dalam lingkungan masyarakat hingga membuatnya bangga kini sudah menjadi tidak ada apa-apanya. Mata Damar masih terpaku pada ponsel dengan wajahnya yang terus terlihat penasaran akan setiap hal yang dilakukan oleh orang-orang di sana
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
DUKU (DUDA KUAT)

DUKU (DUDA KUAT)

Sehingga saat ia membaca urutan acara besarnya, betapa kagetnya ia melihat jam yang begitu panjang. "Sengaja, biar lu berdua capek! Lagian lu sama Salsa malam pengantin di hotel, malamnya istirahat, paginya baru otewe belah durian. Apalagi habis subuh, Sat, ajib dah. Eh, iya, gue lupa, Asep dulu mah, gak subuh, gak Zuhur, Ashar, magrib, Isya, tahajud, Dhuha, gak pake waktu langsung babat habis ya," oceh Bu Mae yang terus saja menggoda Satria. Para tim MUA hanya bisa ikutan tertawa pelan di belakang keduanya, saat mendengar obrolan gak jelas Bu Mae.
9.9177.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai dulu vs sekarang
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
iwan bandoenk
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭 𝐝𝐨𝐧𝐠 𝐬𝐮𝐦𝐩𝐚𝐡 𝐝𝐫 𝐛𝐚𝐧𝐲𝐚𝐤 𝐧𝐨𝐯𝐞𝐥 𝐲𝐠 𝐰 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐜𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐧𝐠𝐒𝐚𝐭 𝐲𝐠 𝐩𝐚𝐥𝐢𝐧𝐠 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐩𝐞𝐧𝐚𝐬𝐚𝐫𝐚𝐧 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐛𝐢𝐤𝐢𝐧 𝐰 𝐜𝐞𝐧𝐠𝐚𝐫-𝐜𝐞𝐧𝐠𝐢𝐫 𝐬𝐞𝐧𝐝𝐢𝐫𝐢 𝐤𝐲𝐤 𝐨𝐫𝐚𝐧𝐠 𝐠𝐢𝐥𝐚, 𝐬𝐚𝐦𝐩𝐞"𝐝𝐢 𝐤𝐚𝐭𝐚 𝐠𝐢𝐥𝐚 𝐬𝐚𝐦𝐚 𝐰 ......
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Unexpected Encounter

Unexpected Encounter

Berharap kalau di sudut mata Satria tersisa satu gumpal residu pagi. "Ora usah alesan!" tukas Sera tak mau percaya, dia bahkan tak repot-repot menoleh untuk memastikan pada Satria. "Kamu pengen nggaet masku kan, Dy? Tau kamu kalo main duda lagi ngetren?" Maudi menyirit horor. Sumpah, ia tidak tau kalau sekarang Indonesia sedang dalam krisis separah ini, masa main duda jadi tren sih!
1024.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 870 kali sebagai dulu vs sekarang
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Nur Umaya Erwin
luar biasa. hal hal yg ditulis sederhana tapi ngena dengan kehidupan nyata. gaya bahasa bisa dimengerti dan wow banget. author juga keren ngemas ceritanya. 1 lagi, bab per bab selalu menarik dan ditunggu.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“…beda banget sama kamu yang dulu.” Nara tersenyum tipis. “Memang. Aku juga beda dari aku yang dulu.” Dian tidak menyerang. Tapi nada suaranya menyimpan satu pertanyaan: “Kenapa kamu berhenti?” --- Sore itu menjadi sesi nostalgia yang getir. Mereka membahas proyek lama. Gerakan yang dulu mereka rancang. Jaringan internasional. Panggung-panggung perubahan.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

Tabib Kesayangan Tuan Jenderal

tanyanya sambil duduk di samping Dania. “Aku ingin kembali ke zaman modern, aku adalah dokter nomor satu di Kota A, aku pergi begitu saja dari Kota A, banyak hal yang ingin aku lakukan! Kenapa rasanya begitu tidak adil? Masuk ke zaman kuno! Mati di zaman modern!” Chang An hanya menatap Dania sambil mendengar semua keluhannya, wanita yang begitu elegan di masa lalu sekarang berubah menjadi gadis muda dan bersikap blak-blakan.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

Suami Tampan Tidak Menghasilkan Keturunan

“Dulu, orang yang dateng ke sini banyak. Sekarang, orang yang dateng ke sini sedikit.” “Orang-orang era sekarang lebih suka beli e-book. Kalau butuh buku cetak, mereka lebih pilih beli di toko buku online ketimbang toko buku fisik. Toko buku fisik online jadi sepi,” jelas Arung.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

Ketika Si Jenius Menjadi Tokoh Antagonis

gumam Derald. "Aku memang seperti ini, apa masalahmu, tuan Derald!?" Aku berekspresi kesal terhadap Derald. "Ada apa dengannya!?" Gumam Derald. "Kak Yu mengubur kenangannya terhadap Rean itu dan masa saatnya berada di peradaban modern," ucap Celzuru kepada Derald. "Peradaban modern?" Derald pastinya tidak mengerti tentang itu. "Oh, kamu tidak tahu tentang itu, apa perlu aku jelaskan?" ucap Leitte yang ada di sampingnya.
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
BABY BLUES

BABY BLUES

Namun, karena merasa jengah dengan perselisihan kami, Mbak Ayu akhirnya angkat bicara. "Lagian, zaman dulu sama sekarang tuh udah beda, kali, Bu Sarinah. Sekarang mah zamannya canggih-canggih. Melahirkan juga gak sama kayak dulu. Kalau urusan badan, Mbak Zara bisa aja operasi sedot lemak kalau mau cepet, gak usah paksa harus pakai kemben segala," bela Mbak Ayu, ibu anak satu yang telah menghabiskan semangkuk baksonya. "Nah, bener banget kata Mbak Ayu. Dulu sama sekarang udah beda, Bu. Jangan merem sama zaman, harus melek," sindirku, hingga akhirnya Bu Sarinah kalah bicara.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai dulu vs sekarang
Baca
+Pustaka
Pria Super Kaya

Pria Super Kaya

Mungkinkah pria renta itu akan kembali mencari masalah dengan mereka? Sebelum mengatakan sesuatu yang lain, pak tua lebih kepada memastikan sekali lagi bahwa pasangan ini sungguh orang yang dia cari-cari itu. Sebab dari penampilan mereka memang jauh berbeda sekarang ini, terlihat lebih berkelas. “Kalian ini yang dulu pernah jual bakso di dekat sini, iya kan? Kalau salah maafkan saya, maklum mata tua ini sudah mulai rabun.”
8.9209.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.2K kali sebagai dulu vs sekarang
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Megumi
maaf ya hari ini masih absen. doain aku besok bisa mulai nulis lagi ya gengs .. jujur belum tau memungkinkan apa ga, ini diperparah Krn udah sakit, mesti ngurusin orang sakit. blm urusan rumh. doain besok aku udah sembuh ya gengs.. makasih banyak buat kalian yg udah tetap setia ...
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status