Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

"Bagimu, apa yang nggak bisa kamu miliki selalu yang terbaik. Kamu juga nggak akan pernah hargai apa yang kamu miliki. Orang sepertimu nggak pantas berbicara tentang cinta!" Akhirnya, Thomas pergi dengan tampang menyedihkan. Aku mengira hubunganku dengan Thomas telah berakhir. Tak disangka, setengah tahun kemudian, aku bertemu dengannya di mal. Pria yang dulunya gagah dan berwibawa itu kini terlihat jauh lebih kurus. Suaranya terdengar serak saat dia menanyakan keadaanku. Aku mengelus perut bagian bawahku dan menjawab, "Hidupku lumayan baik. Aku sudah hamil tiga bulan."
13.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Yang Tersisa Setelah Segalanya Usai

Tunggu, tidak ada apa-apa? Jerry mendadak duduk tegak, kepalanya yang bingung seakan tersambar petir. Dia memegang sandaran sofa, tubuhnya goyah saat berdiri. Matanya mencari dengan cemas di ruang yang dulu sangat dia kenal, namun kini terasa sangat asing. Di lemari sepatu dekat pintu, patung kucing keberuntungan berbahan keramik yang asal dibeli oleh Karina sudah hilang.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

Di Balik Bayangan Makassar: Petualangan Aaron & ILHAM

“Hari ini tidak ada. Tapi kamu masih mencoba hidup di dalamnya.” Aaron mengerutkan kening. “Maksud lo apa?” “Kalender dunia sudah melompati hari ini,” lanjutnya dengan nada datar. “Tanggal dua belas telah dihapus. Tidak ada kenangan, tidak ada catatan. Hari ini… hanya ruang sisa dari sejarah yang ditolak.”
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Dulu Kau Ingin Bercerai, Kini Kau Menangis

Dulu Kau Ingin Bercerai, Kini Kau Menangis

Aku dan Kemal Harlan sudah menjalani proses persidangan perceraian selama setengah tahun penuh. Dahulu, kami adalah pasangan suami istri muda yang membuat seluruh Kota Juna iri. Kini, kami justru menjadi pasangan suami istri yang dikenal luas karena saling membenci. Setengah jam sebelum sidang ketiga dimulai, Kemal mengajakku bertemu. Dia memijat pelipisnya, raut wajahnya tampak begitu lelah. “Sudah waktunya kita akhiri sandiwara ini. Larissa sudah nggak bisa menunggu lagi.” “Berapa pun uang yang kamu mau, akan kuberikan.” Aku bahkan belum sempat membuka mulut. Ponselnya sudah berdering nyaring tanpa henti. Kemal mengangkat telepon itu. Tanpa disadarinya, senyum lembut muncul di wajahnya. “T
756 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Masa Silam yang Tak Bisa Kembali

Mereka ingin segalanya, tetapi juga tidak rela melepaskan apa pun. Tak sanggup dengan konsisten jadi orang baik, tetapi juga tak tega menjadi orang jahat. Akhirnya dengan mudah menyia-nyiakan waktu, merugikan orang lain, sekaligus merusak diri sendiri. Aku menemani kolegaku menghela napas panjang, berniat mengakhiri topik ini. Siapa sangka kolega itu malah bertanya dengan nada misterius, "Kalau Divora sekarang bagaimana, kamu tahu nggak?"
4.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

Matanya menatap cakrawala. Nayla mendekat perlahan. “Pernah ngebayangin hidup kita kayak gimana kalau dulu aku nggak pergi?” tanya Keane tiba-tiba, tanpa menoleh. Nayla menatapnya. “Mungkin kita udah lama lupa satu sama lain.” Keane menghela napas. “Tapi kamu nggak lupa. Kamu masih simpan dinosaurus itu.”
10505 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Ayu: "Emang Mas nggak pengen? Untuk apa nikag kalau nggak pengen, untuk apa kaya kalau fasilitasnya nggak dimanfaatin." Harsa: "Hemm hemem, yang dulu nolak honeymoon, nolak yang luar biasa, nolak yang istimewa, sekarang udah ada transisi." Ayu: "Nolak istimewa itu ya lihat-lihat, Tuan! Jangan diledek mululah 😭aku pengen marah." Harsa: "Nggak diledek tiga tahun kemarin rasanya gimana? Kata di diary ini pilu, sih. Emang mau begitu lagi?"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

ISTRI LUGU MANDOR TAMPAN

“Cukup Sal, jangan biarkan masa lalu menawan seluruh hidupmu, nikmatilah apa yang sudah kamu raih saat ini, karena nyatanya sekarang kita sudah memiliki kehidupan sendiri-sendiri.” Aku mendengus pelan tak sepenuhnya menyetujui apa yang sudah Dahlan ungkapkan. “Kalau aku katakan kehidupanku yang sekarang hanya berisi kehampaan apa kamu tetap memintaku untuk menikmati kehampaan itu?” Dahlan nyatanya hanya bisa terdiam. Dia tak membalasku sampai beberapa lama. Aku kian menelisiknya dengan tatapanku yang lugas.
9.664.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
DISENTUH TANPA CINTA

DISENTUH TANPA CINTA

Setelah selesai berbenah, aku baru bisa mandi. Rencananya hari ini aku mau belanja isi kulkas. Semenjak ada Tania jadi boros. Kulkas jadi cepat habis. Ramping begitu makannya kuat. Tanpa membuang waktu lagi, aku menuju super market. Berbelanja kebutuhan. Ketika tengah mendorong troli kulihat ada pasangan suami istri yang tampak begitu harmonis. Sang suami menyorongkan troli, sementara istrinya memegang catatan dan bertugas mengambil barang dari rak display.
1058.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
TAKDIR

TAKDIR

Sekuat dia menggenggamku dulu. “Sha, gaada yang tau takdir kita kedepannya seperti apa. Jangan bicara gitu. Mungkin, kita hari ini harus berpisah, tapi kita gak pernah tau kan nanti mungkin kita bakalan ketemu dan bareng lagi!” “Ya itu cuman mungkin Tan, aku gamau terus-terusan ngebahagiain diri sendiri dengan harapan yang sangat tidak mungkin terjadi.” Leraiku. “But you always say, that, nothing is impossible in this world. Anything can be happen, are you forget it?” Ucap Tristan dengan nada sangat pelan.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai dulu something sekarang nothing
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status