Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Duka Pernikahan

Duka Pernikahan

“Ya, sama aku juga kangen.” “Mas, aku beli daster sama Mama kemarin.” “Hah? Kamu mau pakai daster?” “Iya, biar nanti pas perutnya besar. Aku pakai daster aja.” Daster adalah baju panjang yang memiliki motif bunga atau batik bukan? Hanif sering melihat itu ketika bertemu di jalan dengan wanita hamil atau saat dia sedang ada di minimarket. Membayangkan istrinya memakai pakaian itu pasti terlihat sangat lucu. Apalagi tubuh Renjana yang sedikit kurusan. Pasti dia senang melihatnya. “Nanti pakai waktu kita berdua, oke! Simpan dulu dasternya.”
101.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 75 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Dua Pria, Satu Permaisuri

Dua Pria, Satu Permaisuri

Tapi, sekarang aku bingung apakah harus melepaskan tanganku, atau lanjut . Lalu tiba-tiba saja terdengar suara tawa pelan dari atas kepalaku. "Sudah puas memegangnya?" Aku didorong menjauh hingga tubuhku terhuyung beberapa langkah. Pria itu lalu mendengus, dan memandangiku dari atas hingga bawah dengan tatapan dingin. "Nggak kusangka, Wulan yang terkenal di Panti Pijat Intano ternyata perempuan yang ... nakal."
38.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 997 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Menikah Dengan Paman Tunanganku

Menikah Dengan Paman Tunanganku

"Suami~" Anatasya awalnya ingin menolak, tapi Ainsley terlalu memikat. Tubuh tinggi tegapnya berdiri angkuh, mengenakan kemeja putih yang melekat di tubuh, menonjolkan lekuk otot yang terlatih sempurna. Dua kancing atas dibiarkan terbuka, memperlihatkan jakun yang bergerak naik-turun setiap kali ia bernapas—pemandangan yang membuat orang ingin berjinjit dan menggigitnya.
9.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 366 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan

Miskin itu Memalukan 27 Kerasukan apa? “Terima kasih, Bu.” Mama menarik nafas sebentar kemudian menegakkan kepala menatap satu-persatu yang duduk di sekelilingnya, terutama Tante Nunik dan Tante Nita. Kedua perempuan julid itu diam dengan wajah malu bercampur kesal.
9.35.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 138 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

Dendam Membara Tuan Muda Yang Terbuang

tanya Nisa saat Ayna memasukan suapan pertamanya. "Alhamdulillah, sepertinya dedek suka, dia gak ngajak muntah soalnya," jawab Ayna. "Biasanya kalau wanita ngindam itu suka makan yang asem - asem sama pedes gitu, itu kata mamaku," kata Nisa. "Pedes ya, sepertinya memang enak, tapi aku takut sakit perut kalau makan pedes," balas Ayna.
103.6K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Mendadak Dinikahi Sang CEO

Mendadak Dinikahi Sang CEO

ucapnya lagi dengan senyum ledek tak tertahan. Sedangkan yang diledek tidak terima tidak bisa berbuat apa-apa, hanya bisa terlihat gugup, melonggarkan sedikit bagian dasinya yang terasa sesak. "Kau pikir aku tidak punya selera!" kembali menatap si wanita terlihat puas meledeknya, "wanita sepertimu. Mana mungkin tipeku, kurus, kecil seperti ini, tidak ada hal yang bisa dilihat darimu!" balas Ducan kesal.
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 119 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

MEMBALAS SUAMI DAN MADUKU

Aku yakin dia malu atau bahkan tak tahu malu. Fajar memalingkan wajah. Dasar pria munafik. Berpura-pura melengos padahal doyan. Pria itu masih sama dengan kebiasaannya dulu. Saat ada teman wanita yang berantem, tak pernah mau melerai, kecuali kalau sudah hampir baku hantam baru dia turun tangan. Dasar manusia nyebelin. “Kau tak berhak bertanya siapa diriku. Wajah cantik, tapi akhlah minus. Tak punya sopan santun pada orang yang lebih tua. Memalukan!” ucapku dengan nada tinggi.
8.9111.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 2.9K Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

ucap Meysa Dimas hanya menatap dari sofa tempat duduknya dan melipat kedua tangannya di dada dan memejamkan matanya." Aishh dasar pria brengsek , dya malah enak enakan tidur" umpat Meysa kesal dengan suara kecil
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 172 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
Perawan Untuk Om Duda

Perawan Untuk Om Duda

Warna asli pria itu akhirnya keluar juga. Selma menyibak poni yang menjulur di pinggiran dahinya. “Wait a moment. Jadi, di sini yang bikin malu siapa? Sorry, kita itu beda level. Kalau lo malu, harusnya tahu diri buat buang muka di depan gue yang ahlinya bikin malu ini,” jawabnya. Gadis itu kemudian menuding bahu Viko, sambil berbisik, “Gue kira orang kaya lo itu cuma punya kemaluan, tapi nggak tahu malu.” Bats!
1017.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 672 Beses bilang dusun memek
Ipakita ang mga Review (24)
Read
+Library
Daisyster
Apa kabar readers ter-luvv? Ada pengumuman official, nih. Mulai bulan September ini, Author akan usahakan rutin up setiap jam 12.00 WIB, 'ya. Maafkan kengaretan saya sebelumnya. Terima kasih juga sudah membaca karya ini. Big hug from August, hope this September could be better ...
NaJa
Perawan spt Selma digabung sma duda modelan Panji? Wah, apa kta dunia? Itu kok bisa salah bawa calon mempelai? Panji sih ngeyel. Cba aja dia mau tengok itu foto calonnya kaya apa, pasti telinganya selamat dari rujukan dokter THT. Hahaha, Selma, Selma.
Basahin ang Lahat ng Review
Terjebak Hasrat  Duda Cerewet

Terjebak Hasrat Duda Cerewet

Pertama, pria itu telah menyebutnya pengemis dan sekarang mengatakan ia gembel. Oma Beth memelotot lebar ke arah Rick, tapi duda itu acuh tak acuh dan terus menyerocos sambil menelan Laura lewat tatapan sadisnya. "Pulang dulu sana! Mandi dengan air kembang biar harum kalo gak mampu beli parfum! Dandan dulu baru kerja! Jadi orang selera juga mau makan."
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang dusun memek
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status